Ini Harapan Warga Kepada PDAM Tirtanadi

Air mulai mengalir sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan kembali mati dan menyala sekitar pukul 20.00 WIB. Sehingga ia kerap menampung

Penulis: Hendrik Naipospos |
Tribun Medan / Hendrik
Air tak mengalir di rumah warga di Kelurahan Sikambing, Selasa (11/4/2017). (Tribun Medan / Hendrik) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masyarakat Kelurahan Sikambing dan Dwi Kora Kecamatan Helvetia menyebutkan bahwa pihaknya kesulitan mendapat distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi.

Warga Kelurahan Sikambing Bino Panjaitan menjelaskan bahwa air tak pernah mengalir di pagi dan sore hari.

Air mulai mengalir sekitar pukul 11.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan kembali mati dan menyala sekitar pukul 20.00 WIB. Sehingga ia kerap menampung air menggunakan ember.

"Air selalu mati di jam sibuk. Kita tampung pakai ember, jadi sempit kamar mandi kita," kata Bino kepada www.tribun-medan.com, Selasa (11/4/2017).

Baca: Persaingan Grup 1 Bakal Ketat, Tim Ini yang Diwaspadai Choiril Hidayat

Hal yang sama diucapkan Rudi Harahap, tinggal di Jalan Budi Luhur Medan Rudi terpaksa memakai pompa air.

"Kalau gak pakai pompa gak bisa kita mandi. Netes pun enggak," kata Rudi.

Ia berharap PDAM menambah daya pompa air sehingga ia tak perlu menggunakan pompa air.

"Kalau pakai pompa kita terpaksa pakai listrik. Jadi dua biaya kita, bayar uang air dan uang listrik"ucapnya mengakhiri.

(cr2/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved