Breaking News:

Pembunuhan Sadis

Dalang Pembantaian Satu Keluarga Tega Melibatkan Keponakannya, Dijemput sebelum Tragedi Berdarah

Tak ada yang menyangka Andi Matalata alias Andi Lala mengajak keponakannya Andi Syahputra untuk menhabisi Riyanto dan keluarganya.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Petugas kepolisian mengiring seorang tersangka bernama Roni (21) yang berhasil ditangkap terkait kasus pembunuhan sekeluarga saat tiba di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Rabu (12/4/2017). Roni yang merupakan komplotan Andi Lala itu diduga berperan sebagai eksekutor anak korban saat pembunuhan sekeluarga di Mabar. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tak ada yang menyangka Andi Matalata alias Andi Lala mengajak keponakannya Andi Syahputra untuk menhabisi Riyanto dan keluarganya.

Andi Syahputra satu dari dua orang yang sudah diamankan petugas Polda Sumut terkait kasus pembunuhan keji terhadap Riyanto dan keluarganya.

Tersangka lain adalah Roni, sementara Andi Lala yang menjadi otak pembunuhan masih berkeliaran dan sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang.

Baca: Ternyata Pria Ini yang Bertugas Menjadi Algojo yang Menghabisi Nyawa Anak-anak Riyanto

"Satu di antaranya merupakan keponakan AL," ungkap Wakil Kapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto kepada wartawan pada Rabu (12/4/2017).

Baca: Cuma Segini Bayaran yang Diberikan Andi Lala pada Dua Pembunuh Sadis Sekeluarga yang Disewanya

Baca: Andi Lala Si Pembunuh Sadis Tetap Minta Jatah Riyanto kendati Dapat Bagian Uang Ganti Rugi

Polda Sumatera Utara menetapkan Andi Matalata alias Andi Lala (34), Selasa (11/4/2017) sore, sebagai tersangka pembunuhan Riyanto dan anggota keluarganya. Warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang, itu masuk dalam daftar pencarian orang. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Polda Sumatera Utara menetapkan Andi Matalata alias Andi Lala (34), Selasa (11/4/2017) sore, sebagai tersangka pembunuhan Riyanto dan anggota keluarganya. Warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang, itu masuk dalam daftar pencarian orang. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI)

Agus menjelaskan penangkapan keduanya setelah petugas memeriksa sejumlah saksi. Juga berdasarkan pelacakan nomor telepon kedua tersangka di mana mereka ditangkap di tempat berbeda.

"Penangkapan ini berkat kerja keras tim gabungan, tim identifikasi dan tim IT Mabes Polri sehingga posisi keduanya dengan cepat diketahui," jelas jenderal bintang satu tersebut.

Dari kedua pelaku pentugas tidak menemukan barang bukti. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara petugas di lapangan, belum ada ditemukan pelaku tambahan.

"Kemungkinan adanya pelaku lain akan disampaikan setelah dilakukan pengembangan penyelidikan," Agus menambahkan.

Andi Syahputra ditangkap di Desa Alim Ulu, Dusun II, Kecamatan Air Batu, Asahan. Sedangkan Irwansyah ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tempel, Perbaungan, Serdangbedagai.

Petugas menyebutkan motif pembunuhan sadis satu keluarga di Mabar menjurus pada keinginan pelaku menguasai uang penjualan tanah yang dilakukan korban.

"Motifnya sudah mengarah ke persoalan uang hasil penjualan tanah milik korban," ungkap Agus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved