Aniaya Polisi yang Nyaru Jadi Pembeli Sabu, Kakak Beradik Ini Ditembak

Agus (38) dan adiknya Rudi Iswanto alias Kepek (35) terpaksa ditembak petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan karena terlibat

Aniaya Polisi yang Nyaru Jadi Pembeli Sabu, Kakak Beradik Ini Ditembak
Tribun Medan/Array
Agus (38), (tengah) penganiayaan AKP AR Rangkuti, anggota Ditres Narkoba Polda Sumut meringis kesakitan saat digiring petugas Satreskrim Polrestabes Medan ke halaman tengah dekat tiang bendera. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Agus (38) dan adiknya Rudi Iswanto alias Kepek (35) terpaksa ditembak petugas Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan karena terlibat melakukan penganiayaan perwira Ditres Narkoba Polda Sumut, AKP AR Rangkuti.

Kakak beradik ini tampak berjalan tertatih-tatih karena betis dan dengkulnya ditembus timah panas.

Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan di Polrestabes Medan, Rudi mengakui dirinya ikut memukul AKP AR Rangkuti. Bahkan, ketika melakukan aksinya, Rudi menggunakan kapak untuk menghantam kepala belakang Rangkuti hingga sekarat.

"Saya awalnya dengar ada rampok. Lalu saya ikut pukul pak," kata Rudi, Rabu (19/4/2017) siang. Rudi mengaku, yang memprovokasi adalah Dedi.

Baca: Aniaya Polisi yang Sedang Menyamar sebagai Pembeli Narkoba, Dua Pria Ini Ditembak

Baca: NEWS VIDEO: Ditembak, Penganiaya Polisi: Ampun Pak, Minta Maaf Saya Pak

Namun, Dedi belum tertangkap. Selain menangkap Rudi dan Agus, polisi juga menangkap lima pelaku lainnya. Mereka adalah Bayu Riski Anandika (27), Daman Hasibuan (33), Khairuddin alias Udin Metik (34), Syaparudin Pasai alias Udin Pendek (40) dan Manal Alfuady Saragih (24).

"Kedua kakak beradik ini terpaksa kami berikan tindakan tegas karena melawan saat diamankan. Terlebih, kedua kakak beradik ini terbilang keji," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho.

Sandi menyebut, ia tidak akan membiarkan Kota Medan tercemar narkoba. Ia bertekad, akan memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

Sebelumnya, pada Kamis (6/4/2017) lalu AKP AR Rangkuti bersama tim hendak menangkap bandar sabu di Jl Jermal XV, Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara.

Saat melakukan under cover buy, Rangkuti malah diteriaki rampok dan dihajar beramai-ramai hingga kritis.(*)

Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved