Pilgub Jakarta

Inilah Program yang Akan Dipercepat Ahok di Sisa Masa Kerjanya , PP Muhammadiyah Berterima Kasih

"Kami tinggal enam bulan (menjabat), tentu kami harus kebut. Kalau kemarin kami sambung sampai tahun 2022, kami bisa lebih santai sedikit,"

Tayang:
Istimewa
Pertemuan Anies Baswedan dengan Ahok di Balai Kota. 

TRIBUN-MEDAN.com -  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berencana mempercepat realisasi berbagai program dalam sisa enam bulan masa kepemimpinannya di Jakarta.

Pasangan Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat kalah dalam hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua yang digelar Rabu (19/4/2017).

Baca: Soal Rumah DP 0 Persen, Anies: Belum Dijalankan Saja Sudah Langsung Direspons

Baca: Manchester United Susah Payah Raih Tiket Semifinal

Baca: Tragis, Aliani dan Hana Tewas di Rumahnya usai Diseruduk Truk, Meregang Nyawa di Hadapan Ayah

Kondisi korban usai kecelakaan tragis di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Badung, Rabu (19/4/2017) siang. (Istimewa)
Kondisi korban usai kecelakaan tragis di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Badung, Rabu (19/4/2017) siang. (Istimewa) (Istimewa)

"Kami tinggal enam bulan (menjabat), tentu kami harus kebut. Kalau kemarin kami sambung sampai tahun 2022, kami bisa lebih santai sedikit. Kalau waktunya cuma enam bulan ini, kami harus cepat kerjanya," kata Ahok di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).

Ada beberapa program yang akan dipercepat Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot. Pertama, terkait target warga memiliki sertifikat kepemilikan lahan.

Dia juga berencana memasukkan pembelian bahan bangunan ke e-Katalog LKPP.

Baca: Pria Ini Dulu Janji Bagikan 1.000 Dollar Bila Ahok Kalah, Kini Jawabannya Mengejutkan

Baca: FPI: Faktor Agama Jadi Penentu Kemenangan Anies-Sandi

Baca: Ruhut Sitompul: Novel Baswedan Pahlawan Pencegah, Anies yang Menikmati

Pembelian bahan bangunan itu untuk program bedah rumah.

"Jadi nanti kalau DKI punya pasukan merah untuk memperbaiki rumah orang, misalnya butuh berapa genteng, semen berapa harganya, pintu berapa, kami harapkan dengan dasar ini bisa menyelesaikan perbaikan semua rumah kumuh yang ada di Jakarta," kata Ahok.

Ia melanjutkan, Pemprov DKI Jakarta juga akan merealisasikan pembelian lahan dengan pembayaran 2,5 kali NJOP.

Ahok menawarkan penertiban kampung kumuh dengan pembelian lahan senilai 2,5 kali NJOP.

Ahok mengatakan sudah ditawari lahan seluas 1 hektare di Cengkareng, Jakarta Barat. Lahan itu dapat dibangun rumah susun.

Baca: Sulit BAB, Pria Ini Masukkan Belut ke Anusnya, yang Terjadi Selanjutnya Mengerikan

Baca: Begini Respons Luhut Binsar Pandjaitan soal Janji Anies-Sandi Hentikan Reklamasi

Baca: Gempar, Diduga Unggah Foto Mesum Kapolres, Pemilik Akun Facebook Ini Ditangkap Polisi

"Dengan pola ini ke depan, semua permukiman kumuh di Jakarta bisa bagus," kata Ahok.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menambah penugasan untuk PT Jakarta Propertindo. Pasalnya, PT Jakpro tengah menyelesaikan pembangunan LRT koridor Velodrome-Dukuh Atas.

PT Jakpro juga diberi tugas membangun integrated treatment facilities (ITF).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun bioskop di pasar tradisional. "Sehingga nanti kalau gubernur baru masuk, semuanya sudah (dijalankan). Minimal PR yang ada di kami sudah diusahkan semaksimal mungkin," kata Ahok.

PP Muhammadiyah: Terima Kasih Pak Ahok dan Pak Djarot

"Terima kasih saya ucapkan kepada Pak Ahok dan Pak Djarot yang selama ini sudah memimpin DKI Jakarta,"

Hal itu dijelaskan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir yang mengatakan bahwa keduanya sudah menunaikan amanat menjadi pemimpin.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk tidak perlu lagi ada hal-hal yang tidak membangun rekonsiliasi ke depan dan tidak ada lagi pikiran negatif atas kemenangan pasangan Anies-Sandi.

"Jangan sampai ada lagi pikiran-pikiran negatif yang tidak membangun karena ini adalah pilihan warga Jakarta secara keseluruhan, secara demokratis," jelas dia di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (20/4/2017)

Selain itu, dirinya juga mengucapkan selamat kepada Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang telah memenangkan Pilkada DKI Jakarta.

"Semoga bisa amanah dalam mengemban tugas-tugas sebagai kepala daerah yang baru," ujar Haedar.

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved