Pilgub Jakarta
Setelah Pinjamkan Helikopter pada Anies, Keponakan JK, Erwin Aksa Buka-bukaan Perannya, . . .
Meski tak masuk dalam struktur tim pemenangan Anies-Sandiaga, Erwin diberi tugas untuk membuka basis-basis suara di kalangan pengusaha.
TRIBUN-MEDAN.COM - Nama Politisi Partai Golkar Erwin Aksa mencuat setelah meminjamkan helikopternya pada Anies Baswedan untuk menemui Ahok di Balai Kota Jakarta, sehari setelah pencoblosan, atau Kamis (20/4/2017).
Saat itu publik belum tahu persis apa hubungan Erwin Aksa dengan Anies-Sandi yang memenangi Pilkada Jakarta.
Baca: Setelah Keponakan Pinjamkan Helikopter untuk Anies, Wapres JK Puja-puji Sandiaga
Baca: Api Rokok Tersundut ke Wajahnya, Dua Anggota Dewan Ini Berkelahi di Areal Kuburan
Setelah berita helikopternya tersebar luas, Erwin blakblakan mengumbar posisi politiknya di Pilkada Jakarta, meski dirinya adalah politisi Golkar yang mendukung Ahok.
Meski tak masuk dalam struktur tim pemenangan Anies-Sandiaga, Erwin diberi tugas untuk membuka basis-basis suara di kalangan pengusaha.
Baca: Tampil Seksi saat Liburan ke Pantai, Netizen Salah Fokus ke Tato Miyabi!
Erwin yang juga merupakan mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengatakan, para pengusaha yang pernah menjadi rekanan Sandiaga kompak membantu Sandiaga yang juga mantan Ketua Hipmi untuk untuk memenangkan pasangan tersebut.
"Seluruh kawan-kawan di dunia usaha saya kira kami semua berjuang untuk bagaimana memenangkan Anies-Sandi kemarin apalagi dari keluarga besar Hipmi yang didominasi oleh pengusaha-pengusaha muda Indonesia ini bekerja di seluruh simpul-simpul mereka di Kota Jakarta," ujar Erwin saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2017).
Baca: Chacha Trio Macan Ungkap Affair Ayu Ting Ting Raffi Ahmad: Itu Urusan Mereka
Baca: Rumor Jonas Rivanno Sudah Punya Anak Sebelum Nikahi Asmirandah
Selain mengangkat suara Anies-Sandiaga, simpul-simpul yang dibentuk, lanjut Erwin, juga untuk menurunkan basis-basis suara pesaing Anies Sandiaga, cagub-cawagub petahana DKI Jakarta Basuki " Ahok" Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat.
Baca: Ayu Ting Ting Ngomong Tidur Bareng, Respons Raff Bikin Netizen Makin Curiga
Baca: Ambisi Tanjungpriok Curi Kue Singapura, Kali Pertama Disinggahi Kapal Kontainer Raksasa
Erwin mengaku tak terlibat dalam pengumpulan dana kampanye Anies-Sandiaga. Erwin mengatakan hanya bertugas sebagai motor penggerak simpul suara di kalangan pengusaha.
"Kalau dana kampanye saya tahunya kan dana pribadinya Pak Sandi semua. Jadi bagi saya adalah memberikan motivasi aja kepada teman-teman karena yang dibutuhkan adalah kebersamaan, kekompakan motivasi dan dibutuhkan satu motorlah untuk menggerakkan simpul-simpul itu," ujar Erwin.
Baca: Tragis 3 Pendaki Gunung Prau Tewas Kena Petir, Akibat Main HP dan Selfie di Pohon
Dari hasil "quick count" sejumlah lembaga survei dan "real count" KPU DKI Jakarta, Anies-Sandiaga mengungguli Ahok- Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Hasil rekapitulasi resmi dari KPU DKI Jakarta akan diumumkan pada 29 April.
Pinjamkan helikopter
Politisi Partai Golkar Erwin Aksa menjelaskan perannya dalam mempertemukan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2017).
Erwin mengatakan, usai Pilkada DKI Jakarta dan unggul melalui "quick count" sejumlah lembaga suvei, Anies berinisiatif melakukan rekonsiliasi antarpendukung dengan menemui Ahok.
Pada Rabu malam, Erwin secara langsung menghubungi Ahok melalui sambungan telepon. Dalam percakapan itu, Ahok menyanggupi pertemuan tersebut.
Baca: Anggota Dewan Tewas Usai Lolos dari Amukan Massa Setelah Menabrak Pejalan Kaki
Namun, Ahok mengatakan, dia memiliki waktu yang singkat untuk bertemu Anies di Balai Kota pada Kamis pagi.
Saat itu, Ahok harus mengikuti sidang lanjutan dugaan penodaan agama.
"Malam sebelumnya saya menelepon Pak Ahok lagi di Nasdem. PakAhok memberikan waktu pagi-pagi di Balai kota sehingga pagi itu, pas Pak Ahok tiba di Balai Kota langsung bertemu (Anies)," ujar Erwin saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2017).
Baca: Kronologi Tewasnya Natasha Rossdiana Mantan Presenter TV Kecelakaan Mobil Bersama Temannya
"Waktunya singkat karena Pak Ahok harus ke sidang makanya pertemuan pagi-pagi," ujar Erwin.
Erwin mengatakan, tidak sulit untuk membujuk Ahok bertemu dengan Anies. Erwin merasa Ahok sangat terbuka.
Erwin mengaku, saat meminta pertemuan dengan Ahok, ia belum melihat jadwal Anies. Karena itu, Anies tergesa-gesa datang ke Balai Kota pada Kamis pagi.
Baca: GP Americas: Marquez Penguasa, Rossi Tradisi Podium, Vinales Terjerembab
Bahkan, agar pertemuan tidak terlambat, Erwin meminjamkan helikopternya supaya Anies tiba lebih cepat di Balai Kota.
Soal kedekatan dengan Ahok, Erwin mengaku memiliki hubungan baik dengan mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Saya kenal Pak Ahok baik," ujar Erwin.
Pertemuan antara Anies dan Ahok untuk membahas program kerja Pemprov DKI Jakarta 2018 dan rekonsilitasi antarpendukung Anies dan Ahok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/erwin-aksa-dan-jusuf-kalla_20170424_101519.jpg)