breaking news

Warga Dua Nagori Tawuran, JR Saragih Copot Camat Dolok Silau

"Karena tidak ada tindakkan, maka saya copot camatnya. Saya minta kepada TNI bekerjasama dengan Kepolisian," tegasnya

Tribun Medan/Ary
Bupati Simalungun JR Saragih mendatangi Nagori Cingkes dan Nagori Bawang, Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pasca terjadinya tawuran warga di dua Nagori tersebut, Senin (24/4/2017). 

Laporan wartawan tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA – Merasa adanya pembiaran yang dilakukan Camat  Dolok Silau dalam aksi tawuran warga Nagori Bawang dengan Nagori Cingkes, membuat bupati Simalungun berang.  Iapun mencopot Camat Dolok Silau dari Jabatannya

Bupati Simalungun JR Saragih meminta maaf kepada warga Nagori Cingkes dan Nagori Bawang bila kurang memberikan kecerahan kepada semua warga. Dirinya juga menyesalkan kepada tindakan camat yang tidak bisa memberikan kedamaian.

"Karena tidak ada tindakkan, maka saya copot camatnya.  Saya minta kepada TNI bekerjasama dengan Kepolisian," tegasnya di Nagori Bawang dan di Nagori Cingkes, Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (24/4/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Warga di Dua Kampung Tawuran Gara-gara Hal Sepele Ini, 20 Orang Diamankan

Baca: Warga di Dua Kampung Tawuran, Bupati Simalungun Langsung Lakukan Hal Ini

Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun, ini menyesalkan mengapa Camat Dolok Silau tidak cepat menangani persoalan di dua Nagori tersebut.

"Tangan kanan saya adalah semua Camat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara termasuk di Dolok Silau. Saya kepala daerah di sini, saya bekerja untuk melayani masyarakat bukan untuk dilayani. Saya punya bawahan, mereka harus bertanggung jawab, termasuk camat," tambahnya lagi.

Dari sisi tindakan hukum, maka JR Saragih meminta kepada seluruh masyarakat di Nagori Cingkes dan Nagori Bawang biarlah penegak hukum yang bekerja

"Dengan datangnya saya ke sini, maka semua harus kondusif, bila ada yang bertindak lagi hadapan dengan saya. Provokator harus ditahan, dari 63 orang yang ada di Polres Simalungun maka saya minta kepada pihak kepolisian agar diperiksa sampai tuntas. Untuk balapan liar, maka tangkap semua," ucapnya.

Dua kelompok warga terlibat aksi tawuran antara warga Nagori Bawang dan Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.  Puluhan warga sudah diamankan Polres Simalungun.

Dari infrormasi yang di lapangan, kejadian  tersebut bermula pada Minggu (23/4/2017) sekira pukul 16.00 WIB.

Bermula saat seorang perempuan warga Nagori Simpang Bawang terkena sepeda motor akibat aksi dua anak muda warga Nagori Cingkes yang membawa sepeda motor ugal-ugalan.

Tak terima dengan tersebut, membuat perempuan tersebut mengadu kepada warga Nagori Bawang. Akibatnya dua anak muda tersebut dipukuli.

Tak terima dipukuli, warga Nagori Cingkes pun melakukan aksi balasan. Padahal, warga Nagori Bawang sudah sepakat untuk damai.

Sekitar pukul 19.00 WIB, terjadilah aksi pembakaran akibat adanya provokasi dari salah seorang warga Nagori Cingkes.

Atas kejadian tawuran tersebut, kedai kopi di Simpang Bawang, Nagori Bawang, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara serta tiga sepeda motor dibakar warga.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved