Kapus Kutip Rp 100 Ribu ke Juru Taksir, Ini yang Dikatakan Akhyar Nasution

Ia pun menegaskan, tidak boleh lagi ada kutipan di puskesmas. Semua sudah dihentikan. Hal ini bahkan sudah perintah dari Kadis Kesehatan Medan Usma...

Kapus Kutip Rp 100 Ribu ke Juru Taksir, Ini yang Dikatakan Akhyar Nasution
Tribun Medan / Hendrik
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berdasarkan penulusuran Tribun, demi akreditasi kepala puskesmas menggenjot dengan cara-cara tidak benar.

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, membantah adanya pungutan liar (pungli) di Puskesmas. Bahkan, dia tidak setuju dengan adanya terminologi pungli.

Kutipan yang dilakukan kepala Puskesmas, menurut dia bukan ilegal. Melainkan, hanya sebuah inisiatif dari kepala-kepala puskesmas untuk menjamu para assessor (Juru Taksir) yang akan melakukan uji akreditasi.

"Itu bukan Pungli. Kutipan seratus ribu itu kan untuk beli cendramata atau oleh-oleh kepada assessor. Itu tidak salah, kita ini kan budaya timur, yang terbiasa menjamu orang. Ini hanya sebuah kepantasan,"ujarnya ketika ditemui di ruaangannya, Kantor Walikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Selasa (25/4/2017).

Ia juga menuding, bahwa staf-staf Puskesmas yang melaporkan Pungli ini ke DPRD Medan dan ke media, baik Ombudsman sebagai upaya untuk mengejar kekuasaan dengan cara menjatuhkan atau menjelekkan citra kepala Puskesmas.

Baca: Hidup di Bongkar Muat Pelabuhan, Kini Surianto Sukses di Legislatif

"Yang melaporkan ini kan staf yang ingin mengejar jabatan, Karena ada yang membeckinginya,"tambahnya lagi.

Ia pun menegaskan, tidak boleh lagi ada kutipan di puskesmas. Semua sudah dihentikan. Hal ini bahkan sudah perintah dari Kadis Kesehatan Medan Usma Polita.

Dia memastikan, proses akreditasi Puskesmas di Medan harus berjalan dengan lancar. Dia menceritakan, Pemko Medan telah menganggarkan biaya untuk akreditasi ini dari APBD. Namun dia tak menghafal berapa angka nominalnnya.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved