Ini yang Dilakukkan Organisasi Sosial Untuk Para Pecandu Narkoba

“Dalam menjalankan programnya seperti namanya, Caritas (latin) yang artinya Cinta Kasih, Caritas PSE meyakini bahwa cinta kasih yang tulus dapat..."

Tribun Medan / HO
Pusat perawatan dan pemulihan adiksi yang saat ini bertempat di Jalan Sei Asahan 42 Kota Medan. (Tribun Medan / HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Elvira Lieshanty Febryza

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kecanduan narkoba adalah penyakit yang belum diketahui obatnya. Namun penyakit ini dapat dihambat pada titik tertentu.

Maka dari itu proses pemulihan terhadap mereka yang sudah adiksi terhadap narkoba tetap dapat dilakukan, tujuannya jelas memulihkan pecandu narkoba baik sisi kesehatan fisik, mental maupun spiritual mereka agar nantinya bisa menjalani hidup dengan berkualitas dalam masyarakat.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Divisi Kesehatan Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Medan (KAM) saat diwawancarai di Sei Asahan, Rabu (25/4).

Ia mengatakan, Caritas PSE KAM merupakan organisasi sosial yang berada dibawah naungan Keuskupan Agung Medan yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat yang rentan terhadap permasalahan sosial seperti narkoba, HIV-AIDS, dan bencana alam.

Organisasi sosial ini telah memulai layanan sosial terkait penggunaan narkoba sejak tahun 2010 di Kota Medan. Bentuk pelayanan yang diberikan antara lain meliputi penjangakauan dan pendampingan komunitas pengguna narkoba, program penyuluhan dan pencegahan, serta program pengurangan dampak buruk narkoba.

Baca: NEWSVIDEO: Kebakaran di Sekolah Yayasan Harapan, Ini Ekspresi Para Siswa

“Dalam menjalankan programnya seperti namanya, Caritas (latin) yang artinya Cinta Kasih, Caritas PSE meyakini bahwa cinta kasih yang tulus dapat memberikan harapan dan mampu meningkatkan martabat pengguna narkoba yang selama ini mendapat stigma buruk dari masyarakat. Cinta kasih dapat mengangkat mereka kembali lewat perhatian, pengetahuan, penghargaan dan tanggungjawab yang diberikan kepada mereka yang terdampak narkoba,”ungkapnya.

Ia menuturkan, setelah melakukan pelayanan selama satu tahun di masyarakat pada tahun 2010, Caritas PSE KAM menemukan fakta bahwa sebagian besar klien yang dijangkau memerlukan beberapa layanan yang berkaitan dengan pusat pemulihan adiksi, layanan perwatan, dukungan dan pengobatan HIV-AIDS, bantuan hukum (terutama bagi pengguna narkoba). Layanan yang dibutuhkan mendesak, satu diantaranya ialah pusat perawatan dan pemulihan adiksi.

Akhirnya pada tahun 2011, Yayasan Caritas PSE memutuskan untuk membangun pusat perawatan dan pemulihan adiksi yang saat ini bertempat di Jalan Sei Asahan 42 Kota Medan. Pusat perawatan ini adalah tempat untuk menyediakan program komprehensif bagi para pengguna narkoba untuk memulihkan kecanduan mereka.

“Pusat perawatan ini bukan hanya dibangun untuk menyediakan layanan kesehatan untuk para pengguna narkoba yang hidup dalam situasi beresiko, tetapi juga sebagai pusat pemulihan bagi orang-orang yang hidup dan terdampak dengan permasalahan narkoba untuk memperbaiki kualitas kehidupan sehingga dapat melaksanakan peran dan fungsinya kembali secara baik di masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan, Caritas PSE KAM bersama rumah singgahnya menerima dengan tangan terbuka siapa saja dan dari mana saja pecandu narkoba dan pihak keluarga yang ingin melakukan pemulihan. Kerahasiaan juga akan selalu dijamin karena itu merupakan bagian dari profesionalitas demi menjaga hak-hak klien dan keluarga.

Saat ini Yayasan Caritas PSE telah menjalin kerjasama dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi Sumatera Utara dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba dengan menjadi salah satu lembaga rujukan rehabilitasi yang ada di wilayah sumatera utara.

“Program perawatan dan pemulihan dilakukan oleh orang-orang yang terlatih dan profesional yang memegang teguh prinsip-prinsip melayani dengan cinta dan kasih. Apa yang dilakukan di pusat rehabilitasi ini adalah proses recovery dan treatment,” katanya.

(cr6/tribun-medan.com)

Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved