Medan Petualang Ingin Masyarakat Cintai Alam dan Kearifan Lokal
“Harapannya, kita bisa membuat denyut pariwisata di Sumut lebih bergairah dan terus berpetualang sambil memperkenalkan objek wisata yang ada.."
Laporan Wartawan Tribun Medan / Elvira Lieshanty Febryza
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Komunitas berbasis hobi travelling ternyata makin marak bermunculan, hal ini bisa dikarenakan peminat pencinta wisata baik sangat banyak di Kota Medan.
Komunitas Medan Petualang, satu diantara komunitas terbesar yang mampu mengakomidir para pencinta wisata tersebut.
Kepada Tribun, Aulia menyampaikan berdirinya komunitas Medan Petualang membawa harapan bagi para pecinta wisata.
“Harapannya, kita bisa membuat denyut pariwisata di Sumut lebih bergairah dan terus berpetualang sambil memperkenalkan objek wisata yang ada di Sumut agar masyarakat lebih senang berwisata di dalam negeri. Tentunya masyarakat di sekitar lokasi wisata harus terus diberi pengarahan agar selalu menjaga alam dan kearifan lokal. Sehingga wisatawan merasa berada di rumah sendiri saat berada di objek wisata tersebut,” bebernya.
Komunitas ini juga rajin menggelar kegiatan-kegiatan sosial seperti menggalang dana dari anggotanya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban saat Gunung Sinabung di Kabupaten Karo meletus pada September lalu.
Komunitas yang terdiri dari berbagai latar belakang ini berdiri secara resmi pada 14 Januari 2012 lalu, dengan mengamanatkan Aulia Ramadhan Ray sebagai panglima Medan Petualang, sebutan ketua di komunitas ini.
Terang Aulia, saat ini komunitasnya telah memiliki lebih dari 700 anggota. Mereka rutin mengadakan trip murah meriah baik menggunakan sepeda motor maupun mobil ke lokasi-lokasi yang belum dikenal luas. Dan anggotanya tak hanya mahasiswa Unimed, tetapi semua kalangan mulai dari pelajar, PNS, pegawai swasta, pengusaha, hingga pensiunan.
Baca: Miryam Si Bandel Politisi Hanura yang Mempraperadilkan KPK Masuk Daftar Buron
“Medan Petualang ini terbuka bagi siapa saja, kalau syarat lainnya yang penting punya hobi jalan-jalan,”tawarnya.
Ia menerangkan, potensi pariwisata Sumut sangat tinggi. Namun, permasalahnnya ialah sarana dan prasarana objek wisata Sumut sangat memprihatinkan.
“Selain infrastruktur jalan yang tragis, perhatian pemerintah setempat terhadap objek wisata masih sangat minim. Mereka belum mempromosikan destinasi wisata dengan maksimal termasuk kesadaran wisata masyarakatnya juga perlu ditingkatkan,” terangnya.
(cr6/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/medan-petualang-tribun_20170427_141909.jpg)