Ayo, Saatnya Memiliki Villa di Pinggiran Pantai Berkonsep Beach Club
pilihan paling tepat untuk berinvestasi adalah di daerah Pantai Pasut dan Tavisamira Bali Resort merupakan investasi yang cukup bagus.
TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah tantangan untuk Anda yang sedang mencari investasi properti. Tak tanggung-tanggung, kali ini sebuah perusahaan properti menawarkan sebuah proyek terbaru yang berada jauh di luar Medan, bahkan Sumut. Persinya di Bali.
Proyek Anugerah Kasih Investama (AKI) Group melalui anak usahanya PT Anugerah Kasih Satu segera memasarkan Tavisamira Bali Resort, The hippest beach club in Bali, yang dibangun persis di bibir Pantai Pasut, Tanah Lot, Bali.
Direktur Marketing AKI Hans Herwin, mengatakan, Tavisamira Bali Resort dibangun di atas lahan 1,4 hektare dan terdiri dari 40 unit villa dengan ukuran 8 kali17 meter sebanyak 32 unit dan 16 kali 17 meter sebanyak enam unit.
"Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau yaitu dengan harga mulai dari Rp 3 miliar," ujarnya, Jumat (28/4) di Wisma Benteng Medan.
Ia menuturkan, Tavisamira Bali Resort hadir di lokasi yang cukup strategis. Pasalnya, Pantai Pasut yang menjadi lokasi dibangunnya Tavisamira merupakan lokasi yang perkembangannya sangat pesat.
"Di Bali, wilayah baru yang prospek adalah Pantai Pasut. Hal ini erat kaitannya dengan rencana pembangunan jalan Tol Denpasar-Buleleng, Bukit Bedugul, Kuta-Tanah Lot yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 20 menit," tuturnya.
Ia menerangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali merencanakan membangun empat ruas jalan tol Bali dengan panjang 156,7 kilometer (km). Empat ruas ini meliputi Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka sepanjang 28 km, Soka-Pekutatan sepanjang 25,1 km, Pekutatan-Gilimanuk sepanjang 54,4 km, dan Pekutatan-Lovina sepanjang 46,7 km.
Baca: Ini Investasi Properti Bali yang Bakal Dipromosikan di Medan
"Keempat ruas jalan tol tersebut yang menjadi prioritas adalah jalan tol Kuta-Tanah Lot yang panjangnya hanya 13,5 km. Pembangunan ruas tol ini diprediksi kuat akan melonjakkan harga properti di sekitar Tanah Lot, seperti halnya Pantai Pasut," terangnya.
Ia menjelaskan, oleh karena itu, melihat kondisi tersebut pilihan paling tepat untuk berinvestasi adalah di daerah Pantai Pasut dan Tavisamira Bali Resort merupakan investasi yang cukup bagus.
"Tren pembangunan resort saat ini, khususnya di wilayah bibir pantai di daerah Bali mulai banyak yang menambahkan club pada bangunan resort. Hal ini, lantaran banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara yang mencari hiburan di club-club di luar resort," jelasnya.
Ia mengungkapkan, dengan demikian, kehadiran Tavisamira, yang juga membangun club di pinggir pantai ini diharapkan dapat memenuhi tinggi antusiasme para wisatawan muda tersebut.
"Artinya, dengan kehadiran club di Tavisamira dipastikan akan memancing kerumunan para wisawatan untuk berkunjung ke resort ini," ungkapnya.
Ia mengatakan, dengan demikian, pemilik villa atau investor yang menyewakan villanya juga akan mendapatkan untung dari biaya sewa para pengunjung.
Meski di Bali banyak yang menawarkan produk dengan harga yang lebih mahal seperti ini, tetapi konsep villa dengan Beach Club dan resort di tepi pantai masih satu-satunya.
"Proyek Tavisamira yang memiliki 38 unit dan investasi yang dikucurkan sekitar Rp 200 miliar dengan perkiraan penjualan sekitar Rp 350 miliar. Dan investor yang dibidik itu berasal dari beberapa kota di Indonesia diantaranya, Surabaya, Jakarta, dan Medan," jelasnya.
Ia mengatakan, Tavisamira merupakan villa satu-satunya di Bali dan Indonesia yang berkonsep beach club yang digabungkan dengan resort di tepi pantai dengan harga mulai dari Rp 3,5 miliar per unitnya.
"Di Bali, memang ada beberapa beach club tetapi tidak ada resortnya atau villa tidak berlantai," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pameran_20170428_210244.jpg)