Kisah Unik

Kisah Anak Kelahiran Padang Panjang dari Bankir Beralih Jadi Penjual Sate di Swiss

Di depan restoran Asia Tisch, Hallwylerstrasse, Zurich tampak gerobak beroda tiga dikerumuni banyak orang yang sedang dikepuli asap.

Kisah Anak Kelahiran Padang Panjang dari Bankir Beralih Jadi Penjual Sate di Swiss
|Kompas.com|Krisna Diantha|
Rio Vanory saat membakar sate ayam di depan restoran Asia di Zurich, Swiss. 

Rosmidar, ibu kandungnya, sangat mendukung langkah "aneh“ Rio ini.

"Sebagai orangtua, saya mendukungnya. Lagi pula, dia sejak kecil suka memasak,“ katanya.

Selain mencoba menjadi pengusaha, Rio juga berniat membantu tanah kelahirannya Balingkah, Padang Panjang, Sumatera Barat.

Caranya, Rio menyisihkan satu frank Swiss dari setiap porsi sate yang dijualnya untuk membantu pelestarian alam Sumatera.

Meskipun kini terlihat lebih berbudaya Swiss ketimbang Indonesia, Rio agaknya masih terus mengingat tanah kelahirannya.

"Lupa tentu tidak, saya juga punya saudara di sana,“ katanya.

Baca: Ini Polisi Berprestasi di Polda Sumut, dari Direktur hingga Bhabinkamtibmas

Puluhan tahun silam, Rio bahkan bertemu dengan saudara tirinya di Sumatera. Dia juga sempat mencoba mencari ayah kandungnya dan ditemukannya di Jakarta.

"Rasanya lega ketemu bapak saya. Tapi setelah itu, ya sudah, tak banyak kontak lagi dengan bapak saya,“ katanya.

Namun, dengan saudara tirinya di Sumatera, Rio masih tetap berkomunikasi hingga sekarang.

"Dengan bapak saya tidak lagi, dengan saudara tiri, iya, masih komunikasi,“ katanya.

(Krisna Diantha)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved