Mata Jendela Penyakit Ambil Cermin Cek Tanda-tanda Penyakit Anda

Mata bisa digunakan untuk mendukung profesinya sebagai dokter, yaitu untuk "meramal" beragam penyakit yang berpotensi menyerang tubuh.

Editor: Tariden Turnip
rsalsyifa.blogspot.co.id
Analisis susunan iris mata yang menunjukkan penyakit yang kita idap 

TRIBUN-MEDAN.COM  - Mata adalah jendela hati, sekaligus indera untuk menikmati indahnya dunia. Namun, bagi dr  Asdi Yudiono, semua kegunaan itu masih kurang.

Bagi dia, mata bisa digunakan untuk mendukung profesinya sebagai dokter, yaitu untuk "meramal" beragam penyakit yang berpotensi menyerang tubuh.

Bagaimana bentuk "ramalannya"?

Melihat cara kerja dr  Asdi Yudiono, Anda barangkali akan menyangka, dokter muda ini dokter spesialis mata. Soalnya, ia lebih banyak meneliti penyakit pasiennya lewat indera penglihatan.

Namun, sumpah mati, dr. Asdi bukan dokter mata.

Ia seorang dokter umum. Bedanya dengan dokter umum lain ialah penguasaannya yang baik terhadap iridiologi.

Berkat ilmu yang didalaminya selama bertahun-tahun itu, ia dapat mendeteksi secara dini beragam penyakit yang akan menimpa seorang pasien, cukup lewat gambaran iris mata

Meski begitu, menurut dia, sebenarnya iridiologi tidak pernah dibahas dalam ilmu kedokteran.

Ia hanyalah salah satu bentuk ilmu kedokteran alternatif yang bersifat preventif atau pencegahan, yang menggunakan pola, warna, dan keadaan fisik dari iris mata, untuk memberikan informasi tentang beragam penyakit yang mungkin ada di dalam diri si pemilik iris mata.

Dari hasil pengamatan itu, diharapkan penyakit dapat ditangkal sejak masih berstatus "gejala", sehingga tidak merepotkan penderita di kemudian hari, atau mencapai tahap parah. Satu lagi informasi yang perlu diingat, ilmu "ramal-meramal" lewat media iris mata ini lepas dari ilmu kedokteran mata.

Karena itu, jangan sebut pula dr  Asdi sebagai dokter mata.

Omong-omong, bagaimana sih ciri iris mata orang sehat?

Kalau orang sehat walafiat, kedua iris matanya berwarna merah daging segar dan bersih, tidak ada bercak apa pun, jelasnya.

Analisis susunan iris mata yang menunjukkan penyakit yang kita idap
Analisis susunan iris mata yang menunjukkan penyakit yang kita idap (rsalsyifa.blogspot.co.id)

Berdasarkan pada analisis susunan iris mata (selaput pelangi), yakni lensa, tenunan garis-garis, lekukan garis, lingkaran berwarna disekeliling iris. Peran iris mata ini ibarat layar monitor komputer yang dapat memperlihatkan data atau potret mengenai apa yang terjadi pada seluruh bagian organ tubuh kita.

1.Tubuh Sehat : Serat Lurus, Rapat, Tubuh yang kuat dari serangan penyakit, Ada hubungan dengan faktor genetik, Terkait kolon yang sehat.

2.Tubuh Lemah : Serat Longgar, Bentuk seperti bunga karang, Sistem imun rendah, faktor genetik, Menunjukkan terlalu banyak vaksinasi, Menunjukkan penggunaan obat-obat kimia.

3.Stress : Terjadi tekanan pada saraf ataupun stress yang kuat, Pendekatan holistik lebih baik dalam mengatasi stress, Pada iris mata kelihatan garisan putih.

4.Kolesterol Tinggi /Darah Tinggi : Ciri-ciri pada mata : Lingkaran putih menandakan adanya kolesterol yang tinggi dalam darah, Mudah kena serangan sakit jantung, Darah tinggi dan Arthritis. Sebab : Makanan berlemak, konsumsi garam yang tinggi.

5.Pikun/Pusing : Nutrisi dan oksigen tidak sampai di kepala, Gangguan saraf bisa menyebabkan stroke, Akibat dari peredaran darah yang tidak baik dan darah kental.

6.Anemia : Oksigen tidak sampak ke bagian ujung tubuh seperti ujung jari kaki tangan dan kaki akan menyebabkan kesemutan.

7.Racun Tinggi : Racun telah menyebar keseluruh tubuh dan terasa lemah pada seluruh bagian badan dan sukar menentukan bagian yang rusak, Terjadi gangguan hormon dan emosi fungsi hati, Biasanya melibatkan mental, irritable (mudah terganggu), dan spiritual lemah.

8.Racun di kulit : Tanda terjadinya keracunan dalam tubuh terutama pada kulit, Perlu mengonsumsi yang bertujuan mengembalikan dengan program detoxifikasi.

9.Gangguan Limpa

10.Kurang Oksigen

11.Asidosis : Kelebihan asam dan terjadi heartburn alkalosis keadaan basa yang tinggi menyebabkan terjadinya fermentasi dan gangguan pencernaan. Pada iris asidosis kelihatan gelang keputih-putihan dan pada alkalosis agak gelap di zona pertama yaitu perut.

12.Penumpukan Racun

13.Metabolisme Lamban

14.Penyerapan Kecil

15.Asam lambung berlebih

16.Kantung kotoran

17.Terjadi pembengkakan (baloon) disekitar sigmoid karena sembelit, yaitu kotoran tidak dapat dikeluarkan dengan gampang. Pada iris mata kiri kelihaan ANW membesar/melebar

18.Usus melintang jatuh kebawah sehingga menekan organ bawah. Biasanya kelihatan perut agak buncit, sering sakit pinggang, keputihan, sering kencing dan sukar hamil. Orang yang selalu naik turun bangunan dua tingkat atau mengangkat benda berat, cenderung lebih mudah mengalami sembelit. Perhatikan ANW di bagian tengah, turun mendekati pupil.

19.Pengecilan kolon disebabkan keracunan makanan atau obat terutama obat penghenti diare sering mengeluh sakit di bagian perut dan kurus. Pada iris kelihatan ANW agak tajam ke pupil, Banyak di derita terutama oleh anak kecil. Terjadi pengecilan pada kolon ini mengganggu proses pembuangan kotoran. Gambar pada ANW seperti gelombang.

20.Tanda akan sembuh.

Diagram iridologi yang menunjukkan penyakit di tubuh kita
Diagram iridologi yang menunjukkan penyakit di tubuh kita (diamondindonesia.co.id)

Meskipun tahu macam-macam penyebab penyakit pasiennya, Asdi tidak berpikir untuk menangani semua penyakit.

''Kalau bukan bidangnya, tidak saya kerjakan langsung. Saya sarankan untuk mengunjungi ahlinya. Misalnya, ke dokter spesialis kandungan kalau masalahnya soal kandungan dan reproduksi,'' jelas ayah dari empat orang putra ini.

Dr. Asdi juga menganjurkan pasiennya agar tetap melakukan pemeriksaan kedokteran standar yang berlaku saat ini, seperti CT scan, USG, rontgen, pemeriksaan laboratorium klinik, ECG, dan sebagainya. 

Pemeriksaan-pemeriksaan itu penting untuk memantau kelainan organ secara lebih spesifik pada organ-organ khusus yang sedang mengalami gangguan. Iridiologi belum bisa secara spesifik dan detail memeriksa organ tertentu.

Boleh dibilang, inilah yang membedakan aksi  ramal-meramal dr Asdi dengan peramal ala bola kristal, karena ia tetap berpijak pada dasar-dasar ilmu kedokteran.

Sejarah singkat iridiologi

Ilmu ini pertama kali dikembangkan secara ilmiah oleh dr Ignatz von Peczely (1826 - 1911), seorang dokter asal Hongaria.

Secara tak sengaja, Peczely menemukan ilmu ini dari burung peliharaannya yang mengalami patah kaki. Ia melihat, di bagian bawah iris mata si burung terdapat seberkas garis hitam.

Burung itu ia rawat dan akhirnya sembuh. Ketika sembuh, bercak hitam pada mata burung ternyata ikut menghilang.

Pada tahun 1950-an, iridiologi berkembang di Amerika, Eropa, dan Cina. Perkembangannya semakin pesat setelah Bernard Jensen membuat bagan iridiologi yang masih digunakan sampai sekarang.

Berdasarkan bagan itu, Jensen membagi iris mata atas beberapa bagian. Bagian atas mewakili otak, bagian bawah mewakili kaki dan organ reproduksi.

Sedangkan iris kanan mewakili organ tubuh bagian kanan, iris kiri tentu saja mewakili organ tubuh bagian kiri. Lambung dan pencernaan direpresentasikan oleh daerah yang mengelilingi pupil mata pada iris.
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved