NEWSVIDEO: Alamak, Terbukti Terima Rp 200 Juta, Polisi Ini Hanya Dihukum Satu Tahun

“Menghukum terdakwa Longser Sihombing pidana penjara selama satu tahun enam bulan, serta membayar denda Rp 50 subsider satu bulan kurungan,”

NEWSVIDEO: Alamak, Terbukti Terima Rp 200 Juta, Polisi Ini Hanya Dihukum Satu Tahun
Tribun Medan / Azis
Mantan Kapolsek Sukaramai, Pakpak Bharat, AKP Longser Sihombing saat divonis hakim satu tahun penjara di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Selasa(2/5/2017). (Tribun Medan / Azis) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Mantan Kapolsek Sukaramai, Pakpak Bharat, AKP Longser Sihombing divonis majelis hakim selama satu tahun penjara di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Selasa (2/5/2017).

Dalam amar putusan hakim, Longser dinyatakan terbukti bersalah menerima hadiah dari Manajer PT Karya Sakti Sejahtera (KSS) Triono Herlambang sebesar Rp 200 juta.

Majelis hakim berpandangan, Longser telah menyalahgunakan jabatannya dengan menerima hadiah dari Triono.

Uang itu diberikan Triono kepada Longser dengan tujuan untuk menghentikan penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar dan perusakan police line yang diduga dilakukan PT KSS.

Baca: Wakil Wali Kota Akhyar Nasution Terbuka Soal UNBK SMP, Ini yang Disampaikannya

“Menghukum terdakwa Longser Sihombing pidana penjara selama satu tahun enam bulan, serta membayar denda Rp 50 subsider satu bulan kurungan,” kata majelis hakim yang diketuai Sontang Merauke.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andri menuntut Longser selama 18 bulan penjara denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.

Fakta di persidangan, Longser ditangkap Profesi Pengamanan (Propam) Polda Sumut usai Triono memberikan uang sebesar Rp 200 juta kepada Longser di Doorsmer Global Jalan Kapten Sumarsono pada 3 September 2016 silam.

Atas putusan itu, Longser melalui penasihat hukumnya menyatakan terima. Sementara JPU Andri menyatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu selama tujuh hari setelah pembacaan putusan.

Majelis hakim menyatakan Longsert terbukti melanggar Palasa 11 UU RI No 20 Tahun 2001 sebagaimana telah diubah atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved