Wakil Wali Kota Akhyar Nasution Terbuka Soal UNBK SMP, Ini yang Disampaikannya
"Kalau saat ini baru 52 sekolah, total SMP di Medan ada 448 sekolah. Sekitar 12-13 persen, lah,"
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tak seluruh SMP di Medan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Saat melakukan tinjauan pelaksanaan UNBK di SMP Pancabudi, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengakui hal tersebut.
Ia mengungkapkan hanya 52 SMP yang menggelar UNBK, jumlah ini berada di kisaran 12 persen dari total SMP di Medan.
Baca: Rajudin Sagala Bercerita Tentang Pengalamannya Saat Diculik GAM
"Kalau saat ini baru 52 sekolah, total SMP di Medan ada 448 sekolah. Sekitar 12-13 persen, lah," kata Akhyar kepada www.tribun-medan.com di SMP Pancabudi Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (2/5/2017).
Pihaknya tak memasang target kelulusan dalam ujian nasional kali ini. Akhyar hanya menargetkan pada ujian nasional 2018 seluruh SMP sudah berbasis komputer.
Baca: Melawan Kanker Tulang, Ini yang Sudah Dilalui Duma Sang Pelajar Hingga Harapannya ke Depan
"Kami tak pasang target kelulusan, jangan sampai ujian ini membebani pihak sekolah. Target kita hanya pelaksanaan 100 persen UNBK pada 2018," sambungnya.
Hingga saat ini Pemko Medan belum memutuskan apakah akan memberikan bantuan kepada pihak sekolah untuk dapat menggelar UNBK.
"Kalau bantuan saya belum bisa putuskan, saya belum berani berjanji, meski hati-hati," ucapnya mengakhiri.
(Cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akhyar-nasution-unbk-tribun_20170502_174628.jpg)