Guru Pinjam Laptop Siswa

Guru SMP 1 Stabat terpaksa meminjam laptop dari orangtua siswa, agar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berjalan dengan lancar.

Tribun Medan / Joseph
Staf Dinas Pendidikan Kota Binjai mengangkat berkas ujian UNKP untuk tingkat SMP. Ujian Nasional tingkat SMP akan berlangsung empat hari. 
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Guru SMP 1 Stabat terpaksa meminjam laptop dari orangtua siswa, agar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berjalan dengan lancar. Pasalnya, dari kebutuhan sebanyak 140 laptop, sekolah hanya mampu menyediakan 45 atau kurang 95 laptop. "Sekolah hanya mampu menyediakan laptop sebanyak 45 unit sehingga harus meminjam laptop dari dewan guru, siswa dan orang tua sekolah," kata kepala SMP 1 Stabat, Gito, Selasa (2/5). Dia mengatakan di sekolahnya ada 362 siswa SMP yang mengikuti ujian dan sekolahnya, satu di antara 53 sekolah yang mengikuti UNBK di Kabupaten Langkat. "Sedangkan 217 sekolah lainnya masih menggunakan ujuan dengan sistem biasa," katanya Sementara itu sebanyak 49 siswa SMP Panca Abdi Bangsa (PABA) Binjai menggelar ujian Nasional Berbasis Komputer. Kepala Sekolah SMP PABA Binjai, Raden Puja Kirana Sitepu, mengatakan, sebanyak 49 siswa yang mengikuti UNBK, dibagi dalam dua gelombang. "Gelombang pertama sebanyak 24 siswa, yang dimulai pukul 7.30 - 9.30 WIB, gelombang kedua sebanyak 25 siswa, yang dimulai pukul 10.30-12.30 WIB," katanya. Dia mengatakan untuk memastikan UNBK berjalan dengan lancar, pihak sekolah menyediakan server cadangan. "Bila ada kendala server, kita langsung bisa handle," katanya. Katanya, selama ujian berlangsung hingga 8 Mei, para siswa akan melaksanakan ujian Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk memastikan tidak adanya pemadaman saat ujian berlangsung, pihak sekolah bekerjasama dengan PLN.(wes/tribun-medan.com)
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved