HOTNEWS! Harimau Sumatera Jantan Terperangkap Jerat Babi, Begini Kondisinya

Seekor harimau sumatera terperangkap jerat babi hutan milik warga di Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Jumat (5/5/2017).

HOTNEWS! Harimau Sumatera Jantan Terperangkap Jerat Babi, Begini Kondisinya
Warga menunjukkan harimau yang terjerat di ladang. 

Baca: Video Di Balik Pembantaian Harimau Sumatera yang Diduga Oknum Polisi Pelakunya

Menurut Amin Mansyur evakuasi harimau yang diperkirakan berusia tujuh tahun itu atas arahan Balai Konservasi Sumber Daya Alam.

Harimau, katanya, akan segera dipindahkan ke Suaka Margasatwa Barumun, Gunungtua.

Harimau telah dipindahkan ke Taman Hewan Pematangsiantar.
Harimau telah dipindahkan ke Taman Hewan Pematangsiantar. ()

"Disini hanya sementara. Kebetulan kami punya kerangkeng. Tapi nanti akan segera dipindahkan ke Barumun. Di sana kan sudah ada penangkarannya," ujar Amin.

Informasi dari kepolisian, harimau yang terjaring di Desa Talun Sungkit itu beratnya sekitar 130 Kg.  

Satwa Kritis Terancam Punah

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Menurut organisasi non-pemerintah internasional yang menangani masalah-masalah tentang konservasi, penelitian dan restorasi lingkungan, World Wide Fund for Nature (WWF), Harimau Sumatera termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered).

Harimau sumatera hanya dapat ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia.

WWF melansir data tahun 2004, jumlah populasi harimau Sumatera di alam bebas hanya sekitar 400 ekor. Sebagai predator utama dalam rantai makanan, harimau mempertahankan populasi mangsa liar yang ada di bawah pengendaliannya, sehingga keseimbangan antara mangsa dan vegetasi yang mereka makan dapat terjaga.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved