Sebanyak 286 Qari dan Qariah dari Delapan Kecamatan Berlomba di MTQ Pematangsiantar
Sebanyak 286 orang qari dan qariah dari delapan Kecamatan akan unjuk kebolehannya pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-49 Pematangsiantar
Penulis: Dedy Kurniawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Sebanyak 286 orang qari dan qariah dari delapan Kecamatan akan unjuk kebolehannya pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-49 Pematangsiantar.
Acara ini digelar di Lapangan Adam Malik setelah dibuka Wakil Walikota Hefriansyah, Selasa (9/5/2017)
"Ajang MTQN ini bukan hanya lagu atau suaranya, yang lebih penting tajwid, pemahaman makna Al Qur’an yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan. Saya berkeyakinan melalui pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai universal Al Quran, umat Islam dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun Pematangsiantar," ujar Wakil Wali Kota Siantar, Hefriansyah, Selasa (9/5/2017).
Dalam sambutannya, Hefriansyah mengatakan, umat Islam tidak boleh berpangku tangan dan hanya menjadi penonton kemajuan abad. Umat Islam harus bangkit dengan semangat yang telah diajarkan Al Quran.
"Umat Islam harus mampu mentransformasikan spirit Al Quran sesuai perkembangan zaman. Dan umat Islam jangan sampai mengabaikan ajaran Al Quran yang nantinya akan mengakibatkan dirinya tenggelam dan hanyut oleh arus zaman," ungkapnya.
Di hadapan ratusan peserta dan warga Hefriansyah juga mengajak generasi muda Islam dan umat Muslim umumnya untuk membaca, menghafal dan mengamalkan isi dan pesan Al-Quran.
"Kepada peserta MTQ untuk tidak semata mengejar menjadi yang terbaik. Tetapi harus terus menerus meningkatkan kualitas hasil yang diperlombakan dengan motivasi yang tinggi. Kepada para dewan hakim, agar melakukan tugasnya dengan amanah serta obyektif dalam penilaian," ujarnya.
Sementara, Ketua DPRD Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan MTQ Nasional tahun 2017 ini. Apalagi jumlah peserta meningkat dari tahun sebelumnya
“Saya bangga kegiatan MTQN ini sudah lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Saya mengharapkan, hendaknya kegiatan keagamaan seperti ini bukanlah seremonial belaka, tetapi harus dapat dimaknai dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui MTQN ke-49 ini, mari kita bersama-sama wujudkan masyarakat yang gemar membaca, memaknai dan mengamalkan kandungan Al Quran, karena hakikatnya kegiatan MTQN ini menghayati, dan mengamalkan isi dan pesan di dalam Al-Quran," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mtq-pematangsiantar_20170509_170200.jpg)