Kasus Ahok

Surat Putusan Hakim Kasus Ahok Setebal 630 Lembar

Baik jaksa dan penasihat hukum tidak keberatan atas tidak dibacakannya dakwaan dan keterangan saksi dalam persidangan.

Surat Putusan Hakim Kasus Ahok Setebal 630 Lembar
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Sidang Ahok. (Tribunnews.com/Wahyu Aji) 

TRIBUN-MEDAN.com - 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara membuka sidang kasus dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017).

Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto yang membuka jalannya sidang bertanya kepada terdakwa Basuki Tjahaja Purnama soal kondisinya hari ini.

"Saudara sehat?" Tanya Hakim Dwiarso. 

"Sehat yang mulia," kata Ahok.

Hakim Dwiarso menjelaskan, sesuai keputusan penundaan sidang dua minggu lalu, hari ini giliran majelis hakim yang akan membacakan putusan hari ini.

Dirinya menjelaskan, majelis hakim sudah menyusun sekitar 630 lembar surat putusan. Namun dalam persidangan hari ini tidak seluruhnya dibacakan.

"630 berapa (halaman), saya tidak hafal, sebagaimana pembacaan tuntutan dan pembelaan, isi dakwaan dan keterangan saksi ahli tidak kami bacakan. Atas hal itu kami minta persetujuan jaksa dan penasihat hukum," kata Hakim Dwiarso.

Baik jaksa dan penasihat hukum tidak keberatan atas tidak dibacakannya dakwaan dan keterangan saksi dalam persidangan.

Baca: Fairuz Sebar Undangan Pernikahan, Sang Mantan Kena Nyinyir Begini

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved