Kisah Sule Berjalan Kaki 14 Hari dari Sragen Temui Jokowi, Sempat Dikira PSK dan Gembel

"Ya enggak keru-keruan kata orang itu. Ada yang bilang saya gila, stres, gembel sampai saya dibilang pengemis," ujarnya.

Kisah Sule Berjalan Kaki 14 Hari dari Sragen Temui Jokowi, Sempat Dikira PSK dan Gembel
Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Suasana pertemuan antara ibu asal Sragen, Sri Wahyuni atau Sulle dengan Presiden Joko Widodo di Halim Perdanakusuna, Sabtu (13/5/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Perjuangan Sri Wahyuni (46) berjalan kaki dari Sragen ke Jakarta bertemu Presiden Joko Widodo, terjal dan berliku. Ia pernah nyaris diperkosa di tengah jalan.

Baca: Risma Baru Mau Pulang dari Mako Brimob kalau Ahok Balik Lagi ke Balai Kota DKI Jakarta

Aksi Sri berjalan kaki itu merupakan nazarnya jika Jokowi menang dalam pemilihan presiden 2014 lalu.

Sri atau yang akrab disapa Sule itu lupa di hari keberapa peristiwa itu menimpanya. Ia hanya ingat, langkah kakinya saat itu sedang menembus gelapnya malam melewati sebuah terminal bus.

Baca: Sule Beri Susu Kedelai dan Ayam Jago pada Jokowi, ternyata Ini Maknanya

"Ada sopir-sopir (kelihatannya) sedang minum kopi. Tapi ya kok baunya bukan kopi. Satu orang dari mereka menghampiri saya dan menarik tangan saya," ujar Sule setelah bertemu Presiden Jokowi di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/5/2017).

Baca: Merinding, Hanya Inilah Satu-satunya Harta Ahok dalam Sel di Mako Brimob

Baca: Mengagetkan 12 Pengakuan Pilot saat Terbang yang Bikin Waswas Penumpang

Pria-pria paruh baya itu kemudian berceloteh tidak sopan ke Sule sambil tertawa.

"Ada yang bilang, ayo dimandiin. Nanti mandi bareng-bareng. Ya Allah, dalam hati saya menangis karena saya tidak sangka perjalanan saya menunaikan nazar seperti ini," ujar Sule.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved