Kapolri: Indonesia Bukanlah Negara Agama

Hal itu disampaikan Tito dalam Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara di gedung Madinatul Hujjaj komplek Asrama Haji Meda

Kapolri: Indonesia Bukanlah Negara Agama
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian. (KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Tito Karnavian menyebut Indonesia ini bukanlah negara agama.

Hal itu disampaikan Tito dalam Seminar Nasional Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara di gedung Madinatul Hujjaj komplek Asrama Haji Medan.

"Negara ini bukan negara agama. Tetapi, negara kebangsaan yang mengakui adanya agama dan keharusan untuk memeluk agama," ungkap Tito, Rabu (17/5/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Kapolri Datang ke Medan, Polrestabes Tembak Mati Dua Gembong Narkoba Asal Aceh

Pernyataan ini disampaikan Tito berkait paut dengan masalah kebhinekaan yang mulai terancam. Terlebih, akhir-akhir ini isu agama bahkan suku mulai dihembuskan untuk memecah belah bangsa Indonesia.

"Kita ini beragam, tapi bersatu. Indonesia ini bangsa yang heterogen. Sehingga, harus dijaga kebhinekaannya," ungkap jendral bintang empat ini.

Adanya keharusan menjaga kebhinekaan, kata Tito, ada pada lambang burung Garuda. Di bawah cengkraman burung Garuda, ada pita yang tertulis Bhineka Tunggal Ika.

"Tulisan itu tidak main-main. Sehingga kebhinekaan harus benar-benar kita jaga," pungkasnya di atas podium.(*)

Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved