SMKN 7 Medan Juara Unika Accounting Competition 2017
Tim Akuntansi dari SMK Negeri 7 Medan tampil sebagai juara 1 dalam gelaran Unika Accounting Competition (UAC) 2017.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tim Akuntansi dari SMK Negeri 7 Medan tampil sebagai juara 1 dalam gelaran Unika Accounting Competition (UAC) 2017 yang berlangsung di Aula Unika Santo Thomas Medan, Jumat (28/4/2017) lalu.
Tim SMK Negeri 7 Medan menjadi juara setelah menyisihkan 21 tim lainnya dari berbagai SMS/sederajat di Medan dan Deliserdang.
Tim SMK Negeri 7 meraih juara setelah mengumpulkan nilai 100. Sebagai juara 2 direbut tim SMA Santo Yoseph Medan yang meraih nilai 95, juara 3 menjadi milik SMA Santa Lusia Medan dengan nilai 85.
Sementara sebagai juara harapan 1 direbut SMK Parulian Medan dengan mengumpulkan nilai 80 dan SMA Negeri 1 Medan menjadi juara harapan 2 setelah mengumpulkan nilai 25.
Baca: Status Facebook Diduga Hujat Nabi Muhammad SAW, Mahasiswa Medan Ini Ditangkap Polisi
Baca: Bak Negeri Dongeng, Cucu Kaisar Jepang Rela Lepas Status Bangsawan Demi Nikahi Pria Ini
Baca: Sadis, Pria Ini Penggal Adik Perempuannya di Depan Tetangga
Ketua Panitia UAC 2017 yang juga Kepala Departemen Akuntansi Unika Santo Thomas Medan, Romasi Lumbangaol dalam keterangan persnya yang diterima www.Tribun-Medan.com, Rabu (17/5/2017) mengatakan, UAC merupakan program tahunan Departtemen Akuntansi Unika Santo Thomas. Pelaksanaan pertama sudah dilaksanakan tahun 2016 lalu.
Menurut Romasi, pelaksanaan kegiatan ini dilandasi oleh beberapa fakta empiris di sekolah menengah atas yang sering menunjukkan bahwa pembelajaran mata pelajaran Akuntansi bukanlah merupakan pembelajaran yang selalu menarik untuk diminati oleh para siswa.
Hal ini kemungkinan disebabkan pelaksanaan pembelajaran yang masih cenderung mengandalkan keaktifan guru di depan kelas, materi yang disampaikan cenderung tidak membumi, dan sebagian besar siswa juga beranggapan bahwa materi Akuntansi dan Ekonomi identik dengan hafalan teori.
Muara dari berbagai hal tersebut adalah siswa menjadi kurang memiliki bekal yang cukup baik untuk memahami berbagai peristiwa ekonomi, memiliki kecakapan hidup, siap mendalami ilmu akuntansi dan ekonomi pada jenjang yang lebih tinggi, dan kurang menjadikan hasil pembelajaran dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.
“Berangkat dari kondisi demikian, Deparemen Akuntansi menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong siswa-siswi sekolah menengah atas untuk lebih tertarik belajar di bidang Akuntansi dan ekonomi, berkompetisi akademik di bidang Akuntansi dan Ekonomi secara sehat dengan siswa dari sekolah lain, memotivasi siswa untuk belajar Akuntansi dan Ekonomi dari berbagai literatur untuk menambah wawasannya, mengenalkan beberapa keterampilan yang diharapkan dikuasai siswa sebagai pembelajar akuntansi ekonomi di tingkat sekolah menengah atas,” katanya.
UAC 2017 ini diikuti 22 tim dari berbagai SMA sederajat di Medan dan Deliserdang. Lomba dengan dewan juri Evelin Silalahi, Joana Saragih dan Poltak Parhusip ini berisi dua ragam lomba yakni: pengetahuan umum dan kompetensi bidang studi Akuntansi dan Ekonomi dan simulasi akuntansi perusahaan jasa.
Sebagai juara 1, SMK Negeri 7 berhak atas tropy, medali, sertifikat dan uang pembinaan Rp 2 juta, SMA Santo Yoseph mendapat medali, sertifikat dan uang pembinaan Rp 1,5 juta, dan SMA Santa Lusia mendapat tropy, medali, sertifikat dan uang pembinaan Rp 1 juta. Sementara itu, SMK Parulian Medan mendapat tropy, sertifikat dan uang pembinaan Rp 750 ribu dan SMA Negeri 1 Medan mendapat tropy, sertifikat dan uang pembinaan Rp 500 ribu.(top/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/uac-2017_20170517_235446.jpg)