Breaking News

Polisi Bawa Jasad Korban Tersengat Listrik ke RS Bhayangkara

"Saya baru tiba di lokasi, dan jenazahnya sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk kronologisnya, mungkin bisa ditanya kepada kepala tukang,"

Tribun Medan / Array
Sejumlah warga mengevakuasi jasad Sudarso, tukang bangunan yang tewas kesetrum listrik saat menebangi pohon di Jl Garu III, Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (19/5/2017). (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah dinyatakan meninggal dunia karena kesetrum listrik saat menebangi pohon sukun di Jl Garu III, Lingkungan XI, Kelurahan Harjo Sari, Kecamatan Medan Amplas, jasad Fitri Sudarso (34) diangkut dengan mobil ambkunace milik petugas kepolisian. Rencananya, jenazah korban akan dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

"Menurut petugas, sementara waktu jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara sembari menunggu pihak keluarganya. Tadi beberapa pekerja juga ikut ke rumah sakit," kata Camat Medan Amplas, Zul Fahri Ahmadi, Jumat (19/5/2017).

Zul mengatakan, ia tak tahu pasti siapa saja yang menjadi korban kesetrum ini. Dari informasi sementara, katanya, baru satu orang saja yang dikabarkan meninggal dunia.

Baca: Reza Siap Gantikan Peran Dimas Drajad Sebagai Ujung Tombak PSMS

"Saya baru tiba di lokasi, dan jenazahnya sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk kronologisnya, mungkin bisa ditanya kepada kepala tukang," kata Zul.

Terpisah, beberapa warga yang ada di lokasi menyebut ada dua korban lainnya yang ikut tersengat listrik. Namun, belum bisa dipastikan kemana pekerja lainnya dibawa.

Dari informasi di lapangan, insiden ini bermula saat Sudarso menebangi pohon sukun di rumah Lili Rakhmani. Kebetulan, pohon yang ditebang ini itu masih basah.

Saat sibuk memotong ranting pohon, tiba-tiba saja dahan menempel di satu kabel listrik bertegangan tinggi. Korban yang semula tidak melihat ada kabel telanjang lantas memegang dahan dan ranting yang menyentuh kabel.

Ketika tersengat listrik, korban sempat kejang-kejang. Kemudian, korban terpental ke atas atap warung, lalu jatuh ke tanah menghantam batu.

(Ray/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved