Pengusul Interpelasi Malah Mundur, Bikin Politisi PDI Perjuangan Ini Berang

Politisi PDI Perjuangan Boydo Panjaitan ikut berang melihat sikap pengusul Hak Interpelasi yang mundur menjelang bergulirnya paripurna.

Pengusul Interpelasi Malah Mundur, Bikin Politisi PDI Perjuangan Ini Berang
Tribun Medan/ Hendrik Fernandes
Anggota DPRD Komisi C dari Fraksi PDIP Boydo Panjaitan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Walau tak mengusulkan Hak Interpelasi, Politisi PDI Perjuangan Boydo Panjaitan ikut berang melihat sikap pengusul Hak Interpelasi yang mundur menjelang bergulirnya paripurna.

Boydo menolak mengomentari dugaan mundurnya para pengusul. Kekesalannya berujung dengan ajakan tak memilih para pengusul dalam pemilihan legislatif mendatang.

"Penarik diri dari daftar pengusul Hak Interpelasi tak layak dipilih lagi. Jangan jadikan lembaga ini menjadi lembaga 'Hantu Belau'. DPRD harus bisa dipercaya masyarakat," kata Boydo di Ruang Komisi C DPRD Medan, Senin (22/5/2017).

Baca: Besok, Paripurna Hak Interpelasi DPRD Medan terkait Papan Reklame Akan Digelar

Pengusul Hak Interpelasi yang mundur yakni Beston Sinaga dari Fraksi Persatuan Nasional (Pernas) dan Modesta Marpaung dari Fraksi Golkar.

Diwawancarai terpisah, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung menyebutkan bahwa Rapat Paripurna Interpelasi akan digelar pada 23 Mei 2017.

"Besok dimulai, segala kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk bertambahnya jumlah pengunduran diri pada pengusul," ucapnya.

Hal Interpelasi merupakan hak tanya DPRD Medan ke Pemko Medan terkait kesemrawutan papan reklame di Medan.

Para pengusul Hak Interpelasi yang masih tersisa yakni Ahmad Arif (PAN), Asmui Lubis (PKS), Paul Mei Simanjuntak (PDIP), Muhammad Nasir (PKS), Zulkarnaen Yusuf (PAN), Godfried Lubis (Gerinda) dan Irsal Fikri (PPP).(*)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved