Bukan Produk Jurnalistik, Tim Anies-Sandi Segera Laporkan Gerilyapolitik.com

Selain melapor ke kepolisian, mereka berencana mengajukan usulan pemblokiran situs ke Kemenkominfo.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017). Debat kali ini bertemakan 'Dari Masyarakat Untuk Jakarta' serta adanya pertanyaan dari berbagai komuitas yang diundang oleh KPU DKI Jakarta. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim hukum dari calon gubernur dan calon wakil gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan melaporkan pengelola dari situs gerilyapolitik.com ke kepolisian.

Hal itu dilakukan setelah mereka mendapatkan surat keputusan dari Dewan Pers yang menyatakan bahwa gerilyapolitik.com bukan merupakan produk jurnalistik.

Baca: Sebut Berkah Tersembunyi, Amien Rais Janji Laporkan Kasus Mengendap Dua Tokoh Penting ke KPK

Anggota tim hukum Anies-Sandi, Yupen Hadi, menyatakan bahwa ada dua opsi yang rencananya akan mereka lakukan.

Selain melapor ke kepolisian, mereka berencana mengajukan usulan pemblokiran situs ke Kemenkominfo.

"Karena setelah ditelusuri banyak kejanggalan terkait aspek konten dan administratif situs yang dinilai memberikan berita hoax pada saat kampanye Anies-Sandi," kata Yupen melalui keterangan tertulisnya, Rabu (31/5/2017).

Baca: Proyek Listrik Nasional 35.000 MW Terancam Molor, Bisa-bisa Begini Dampaknya. .

Yupen menyatakan, jika nantinya jadi melapor ke kepolisian, mereka berharap kepolisian dapat berperan aktif untuk melacak orang dibalik situs gerilyapolitik.com.

Dari penelusuran yang dilakukan, kata Yupen, admin dari situs gerilyapolitik.com telah menggunakan IP palsu yang beralamat di Kanada.

"Kami berharap dengan penindakan tegas admin gerilyapolitik.com sebagai peringatan keras bagi situs lain yang serupa agar tidak melakukan aktivitas yang memperkeruh suasana dan menebarkan fitnah," ujar Yupen. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved