Breaking News:

Asosiasi Petani Swadaya Amanah dapat Sertifikat ISPO

Asosiasi Petani Swadaya Amanah telah berhasil memperoleh sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dari Direktur Jenderal Perkebunan Kementeria

Tribun Medan/Ryan
Acara buka bersama Asian Agri dan Insan Pers di Gedung Uni Plaza 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Asosiasi Petani Swadaya Amanah yang berada di Kabupaten Ukui Provinsi Riau adalah salah satu pertani perkebunan kelapa sawit binaan Asian Agri yang telah diakui di Indonesia.

Asosiasi Petani Swadaya Amanah telah berhasil memperoleh sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) dari Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Perwakilan Asian Agri, Ir Supriadi mengungkapkan, saat ini Asosiasi Petani Swadaya Amanah beranggotakan 500 petani kelapa sawit di Riau, menjadi pertani swadaya pertama yang meraih ISPO di Indonesia.

"Prestasi ini merupakan hasil pendampingan petani yang merupakan proyek percontohan antara Kementerian Pertanian, United Nations Development Programme (UNDP) dengan menggandeng perusahaan perkebunan kelapa sawit Asian Agro," kata Supriadi yang menjabat Direktur Utama PT Inti Indosawit Subur dalam acara buka puasa bersama dengan insan pers, di Gedung Uni Plaza Medan.

Baca: Dana Aset Mencapai Rp 12,840 Triliun, Kesadaran Perusahaan Cadangkan DPLK di Manulife Meningkat

Baca: Manulife Indonesia Pemegang Investasi Ekuitas Terbesar Kedua di Industri DPLK

Baca: Manulife Optimistis Program Dana Pensiun akan Jadi Pilihan

Turut hadir Head Kemitraan Asian Agri Pangarepan Gurusinga, perwakilan managemen Asian Agri Hadi Susanto, Ariston, Humas Lidia Veronika Ginting, Ketua PWI Sumut Hermansyah, Komisioner KPID Sumut Muhammad Syahril, sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan elekronik serta insan pers.

Menurut Supriadi, program petani swadaya yang sedang fokus dilakukan Asian Agri bagian program kemitraan, yang sejak tahun 2012 diluncurkan.

"Hingga akhir tahun 2016, kemitraan Asian Agri dengan petani swadaya mencapai 24.500 hektar yang tersebar di Sumatera Utara, Riau dan Jambi," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved