Nama Tersangka BPAD Pemprov Sumut Akan Diungkap Usai Lebaran, Ini Alasan Jaksa

Tujuh nama tersangka dalam kasus dugaan korupsi di di Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah (BAPD) Pemprov Sumut, akan diumumkan usai lebara

Nama Tersangka BPAD Pemprov Sumut Akan Diungkap Usai Lebaran, Ini Alasan Jaksa
Tribun Medan/ Azis Hasibuan
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut, Iwan Ginting. 

Laporan Wartawan Tribun Medan Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tujuh nama tersangka dalam kasus dugaan korupsi di di Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah (BAPD) Pemprov Sumut, akan diumumkan usai lebaran nanti.

Nama ketujuh tersangka yang masih dirahasikan tim penyidik Pidana Khusus Kejati Sumut itu terdiri dari pejabat di BPAD dan juga pihak penyedia barang dan jasa atau rekanan.

Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sumut, Iwan Ginting menjelaskan, pengumuman nama-nama ketujuh tersangka diungkap usai lebaran nanti dengan alasan, saat ini perhitungan kerugian negara (PKN) tengah diaudit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut.

Baca: NEWS VIDEO: Bertugas di Luar Jam Kerja, Jakamal Tarigan Berhak Mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Baca: NEWS VIDEO: Begini Sosok Jakamal Tarigan di Mata Istrinya

Baca: Rubiahtun Menangis dan Nyaris Pingsan saat Suaminya Dimakamkan

"PKN-nya kan sedang dikerjakan (BPKP). Bulan puasa ini auditor juga masih kerja. Seharusnya itu sudah selesai, kemungkinan lebaran nanti akan rampung kemudian kita ekpose nama-nama tersangka," kata Iwan kepada Tribun-Medan.com via selular, Sabtu (3/6/2017).

Sejauh ini, alasan belum bersedia membeberkan identitas ketujuh tersangka yang menurut tim penyidik telah dikantongi tersebut, selain belum rampungnya audit kerugian negara, juga karena takut tersangka melarikan diri.

"Kita tidak ingin buru-buru, takut kabur (tersangkanya) kalau sudah diumumkan. Sementara kita kan mau menahan. Makanya kita tunggu dulu PKN-nya selesai, baru kita umumkan namanya," jelasnya.

Tiga orang saksi dalam perkara ini telah dimintai keterangannya, yakni Syahril ketua Pokja dan Gunar Seniman Nainggolan, Seketaris Pokja dan Willian Josua Wakil dirut CV Alfa Omega selaku rekanan dan Bapon Rizal Tambunan selaku agen penghubung antara penyelenggara dan rekanan dalam perkara ini.(*)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved