Dikira Ungkap Pejabat yang Terlibat Korupsi Bapemas, Ternyata Ini yang Disampaikan Tersangka

Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut menyambut baik permintaan Rahmat jadi justice collabolator untuk mengungkap adanya keterlibatan tersa

Dikira Ungkap Pejabat yang Terlibat Korupsi Bapemas, Ternyata Ini yang Disampaikan Tersangka
Tribun Medan / Azis
Direktur PT Ekspo Kreatif Indo, Rahmat Jaya Pramana 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Azis Husein

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Direktur PT Ekspo Kreatif Indo, Rahmat Jaya Pramana ternyata tidak memberikan keterangannya seputar keterlibatan pejabat di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Pemprov Sumatera Utara.

Pengusaha event organizer (EO) ternama yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Sumut pada dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa di Bapemas Pemprov Sumut tahun anggaran (TA) 2015 senilai Rp 40,8 miliar, menawarkan diri kepada menjadi justice collabolator.

Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut menyambut baik permintaan Rahmat jadi justice collabolator untuk mengungkap adanya keterlibatan tersangka lain. Terutama pejabat di Bapemas Pemprov Sumut.

Baca: Tersangka Bapemas Pemprov Ini Tawarkan Jadi Justice Collabolator

Baca: Ini Identitas Dua Tersangka Korupsi Bapemas Sumut yang Sedang Dilacak Kejagung

Baca: Kasus Dugaan Korupsi Bapemas Pemdes, Ini Kata Ambar Wahyuni

Baca: Kejati Segera Bidik Keterlibatan Mantan Kepala Bapemas Pemprov Sumut

Sebab, tim penyidik telah menetapkan tiga tersangka yang keseluruhannya berasal dari penyedia barang dan jada atau rekanan.

"Saya kira juga begitu (ungkap keterlibatan pejabat Bapemas), ternyata bukan," kata Kepala Tim Penyidikan, Fitri Zulfahmi saat ditemui di kantornya, Senin (5/6/2017).

Dari penjelasan Rahmat di ruang penyidik menyebutkan, bahwa ia hanya disuruh untuk mengerjakan suatu proyek oleh rekanan lain dalam kasus ini.

"Katanya ada perusahaan lain yang menyuruhnya dan dia mendapat fee. Pinjam meminjam perusahaan adalah hal yang klasik dalam kasus korupsi," ujar Fitri.

Hingga saat ini, Rahmat dengan didampingi pengacaranya Ramdan Alamsyah yang juga merupakan artis ternama Ahmad Dhani itu sedang diperiksa di ruang penyidik Kejati Sumut.(*)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved