Tempat Sampah Sering Hilang, Ini Kata Wakil Wali Kota

"Selesai melayat, kalau tak salah April. Sewaktu saya keliling saya lihat banyak keranjang sayur. Ini bagus, tahan lama dan dari segi ekonomis juga.."

Tempat Sampah Sering Hilang, Ini Kata Wakil Wali Kota
Tribun Medan / Hendrik
Tempat sampah disediakan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anyaman bambu yang biasanya menjadi tempat buah dan sayur menjadi alternatif penampungan sampah oleh masyarakat Kota Medan.

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengaku telah mengetahui hal tersebut.

Ia menyebutkan swadaya masyarakat bukan karena Pemko Medan tak menyediakan tempat sampah, melainkan tempat sampah yang disediakan kerap hilang.

Baca: Pelajaran dari Postingan Karyawan Indosat di Facebook

Indosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015).
Indosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015). (Reska K. Nistanto/KOMPAS.com)

"Selesai melayat, kalau tak salah April. Sewaktu saya keliling saya lihat banyak keranjang sayur. Ini bagus, tahan lama dan dari segi ekonomis juga sangat murah. Pemko sudah berulang kali menyediakan tempat sampah tapi selalu hilang," kata Akhyar di ruang kerjanya, Selasa (6/6/2017).

Baca: Akhyar Nasution: Saya Petani ! Semoga PUSKAHAP Jadi Hal Solutif

Akhyar lantas mencari tau harga keranjang tersebut. Harga sebutnya tak jauh berbeda dari tempat sampah pada umumya, yakni harga baru di kisaran Rp 15 ribu dan bekas Rp 6 ribu.

Keranjang jenis ini sudah menjadi perbincangan di pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), bahkan jumlahnya akan diperbanyak ke masing-masing kecamatan.

"Kami bukan tak punya uang, tapi efektifitas. Ini sudah dibicarakan di pimpinan SKPD. Masyarakat berkorbanlah, tak sampai satu bungkus rokok kok," sambungnya.

Sekadar informasi, tempat sampah yang kerap hilang terbuat dari atom dan pelastik.

(cr2/tribun-medan.com) 

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved