Breaking News:

NEWSVIDEO: Korban Kecelakaan Truk Trailer Mengeluh di RS Bina Kasih Karena Hal Ini

"Bill yang 21 juta belum resmi/real tapi sudah dipaparkan oleh kasir junior, langsung validasi saja tanpa ada konfirmasi dengan direktur rumah sakit,"

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: akb lama

Laporan Wartawan Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keluarga korban selamat tabrakan truck pengangkut alat berat di Simpang Jalan Amal Ring Road Medan Muhammad Safikri mengeluhkan biaya perawatan di RSU Bina Kasih hingga 40 juta. Biaya tersebut adalah perawatan Safikri selama 10 hari berada di RSU Bina Kasih.

Informasi yang didapat Tribun, awalnya keluarga mendapatkan tagihan sebesar 21 jutaan pada hari minggu (4/6/2107). Namun dua hari setelahnya biaya melonjak naik di angka 40 jutaan.

Truk Trailer penabrak pengendara sepeda motor di simpang Jalan Amal, Minggu (28/5/2017). (Tribun Medan / Victory)
Truk Trailer penabrak pengendara sepeda motor di simpang Jalan Amal, Minggu (28/5/2017). (Tribun Medan / Victory) (Tribun Medan / Victory)

Klarifikasi Direktur Rumah Sakit Umum Bina Kasih, dr Wiyoga mengatakan bahwa kesalahan ada pada kasir yang berjaga pada Hari Minggu yang memberikan kwitansi 20 jutaan. Ia mengutarakan kasir tersebut adalah kasir junior yang belum terlatih.

Baca: Bikin Haru! Bocah Selamat dari Kecelakaan Sering Cari Ayah dan Kakaknya yang Tewas Dilindas Truk

"Bill yang 21 juta belum resmi/real tapi sudah dipaparkan oleh kasir junior, langsung validasi saja tanpa ada konfirmasi dengan direktur rumah sakit," ungkapnya kepada Tribun-Medan.com, Rabu (7/6/2017) di RSU Bina Kasih Jalan Jend. Tb.Simatupang No.148, Medan.

Wiyoga menjelaskan biaya 40 jutaan tersebut adalah perawatan selama 10 hari dengan biaya operasi Orif dan Antibiotik.

Kecelakaan mengerikan telah terjadi di Ring Road, tepatnya di Simpang Jalan Amal, Minggu (28/5/2017) pagi. (ATCS Medan via @pustakafoto)
Kecelakaan mengerikan telah terjadi di Ring Road, tepatnya di Simpang Jalan Amal, Minggu (28/5/2017) pagi. (ATCS Medan via @pustakafoto) (ATCS Medan via @pustakafoto)

"Biaya operasi, open fracture (jaringan hilang) dengan tindakan Orif, antibiotik 1 gram sesuai dosis orang dewasa itu seharga 2 juta. Tindakan seperti itu cukup mahal. Di rumah sakit swasta lain mungkin lebih mahal kita berani jamin," tegasnya.

Wiyago menambahkan, lambatnya proses dari penyembuhan Safikri kurang pasokan protein sehingga terjadi pembusukan.

"Badannya kurang protein menyebabkan progress nya menjadi kurang maksimal," tutupnya.

(cr10/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved