Pemerintah Mau Kurangi Impor, RPH Kok Malah Datangkan Daging Sapi dari Australia?

"Di Deli Serdang banyak sapi, kok harus keluar Sumut? Pemerintah juga sedang mengecilkan impor, ini kok RPH berniat pasok daging Australia," sambungny

Pemerintah Mau Kurangi Impor, RPH Kok Malah Datangkan Daging Sapi dari Australia?
Tribun Medan / Royandi
Anggota Komisi C DPRD Medan, Boydo Panjaitan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kerja sama Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan dengan perusahaan Malaysia, Electronic Fertilizer And Agro Base R And D SDN BHD menuai kritik oleh Ketua Komisi C DPRD Medan, Boydo Panjaitan.

Hingga kini pihaknya tak mengetahui adanya nota kesepahaman kedua pihak tersebut.

"Ada ya? saya enggak tahu. Enggak ada undangan ke kami," kata Boydo sembari meminta staf Komisi C mengecek surat masuk, Kamis (8/6/2017).

Baca: Perusahaan Malaysia akan Pasok Daging Sapi ke Medan

Baca: Perusahaan Malaysia Akan Pasok Daging dari NTB ke Medan

Disinggung rencana Electronic Fertilizer And Agro Base R And D SDN BHD yang akan memasok sapi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Australia, Boydo pun tak setuju.

"Di Deli Serdang banyak sapi, kok harus keluar Sumut? Pemerintah juga sedang mengecilkan impor, ini kok RPH berniat pasok daging Australia," sambungnya.

Dirut PD RPH Isfan Fachruddin menyebutkan dipilihnya NTB lantaran jumlah dan kualitas sapi di provinsi tersebut lebih tinggi dari provinsi lainnya.

Hasil dari nota kesepahaman PD RPH dan Electronic Fertilizer And Agro Base R And D SDN BHD akan disosialisasikan kepada para agen dan distributor daging sapi.(*)

Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved