Rawat Kulit dengan Gaya Hidup Sehat

Untuk membuat kulit cantik selama menjalani ibadah puasa, perlu adanya kombinasi perawatan kulit dan gaya hidup sehat.

Tribun Timur
Sophia Latjuba tetap cantik meski usianya tak muda lagi 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Elvira Lieshanty Febryza

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Ramadan sudah 15 hari berjalan. Biasanya, saat Ramadan, dehidrasi menjadi masalah yang membuat Anda lebih tidak bersemangat. Apakah kulit Anda mulai terasa kering?

Sebab, di saat bersamaan bukan hanya tubuh yang terasa lesu. Tetapi kulit akan lebih kering, kusam, bahkan bukan tak mungkin lebih sensitif dari biasanya.

Untuk membuat kulit cantik selama menjalani ibadah puasa, perlu adanya kombinasi perawatan kulit dan gaya hidup sehat.

Praktisi kesehatan yang juga bekerja sebagai Dokter di Klinik Kecantikan di Medan, dr Sri Widyanti saat diwawancarai Tribun-medan.com, Sabtu (10/6/2017) mengatakan menjaga kelembapan kulit tidaklah sulit.

Baca: Jangan Langsung Tidur Sesudah Makan Sahur, Simak Penjelasan Praktisi Kesehatan Ini

Hanya perlu mengubah kebiasaan dan menambah kuantitas dari rutinitas yang sudah dilakukan.

Seperti menghindari mandi terlalu lama dan gunakan air biasa bukan air panas, karena dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan dan menghilangkan minyak alami yang seharusnya menjadi pelindung kulit. Setelah mandi bisa memakai lotion pelembab dan face mist untuk mulai beraktivitas.

“Jika memiliki kulit sensitif. Jauhi produk dengan pewarna, wewangian, karena dapat membuat kulit menjadi iritasi,”ujarnya.

Ia menyarankan untuk make up wajah paling alami untuk mengoleskan tinted moisturizer atau BB Cream ber-SPF. Sebab, kandungan pelembapnya akan membuat kulit lembap, sementara SPF akan melindungi wajah dari efek buruk sinar matahari.

“Cukup gunakan bedak tabur di bagian-bagian yang berminyak saja, bisa pakai kertas minyak untuk merapikan kembali makeup di bagian yang tampak berminyak pada siang hari,”jelasnya.

Selain itu makan ikan salmon dan makan buah jenis berry antioksidan baik untuk menyerap dan menghilangkan radikal bebas.

“Teh hijau tinggi antioksidannya. Meminum teh hijau ebih baik daripada hanya menggunakan tabir surya saja. Ubi jalar juga kaya serat dan potassium karena mengandung antioksidan tinggi serta sarat dengan vitamin A dan C, yang membantu melindungi kulit dan mencegah tanda-tanda penuaan,”bebernya.

Sambungnya, meski lemas karena berpuasa, olahraga tetap harus dijalankan. Sebab, berkeringat adalah cara alami untuk menghilangkan bahan kimia beracun yang bisa terbentuk di bawah kulit.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved