Saksi Sebut Pelaku Curanmor Ancam Menembak Italia jika Melawan
"Tadi diceritain mamanya, katanya pelaku ngancam 'awas kalau ngelawan nanti ditembak'. Dikiranya ancaman main-main kali ya. Si Itangelawan pukul.."
TRIBUN-MEDAN.com, TANGERANG - Seorang tetangga di rumah Italia Chandra Kirana Putri (22) menceritakan, ibunda Ita mendengar pelaku pencurian motor ( curanmor) mengancam akan menembak Ita jika terus melawan.
Ita memergoki dua pelaku curanmor di dalam rumahnya, perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang, lalu ditembak oleh pelaku.
Baca: Petisi Tolak Hak Angket KPK Capai 41.839 Pendukung
"Tadi diceritain mamanya, katanya pelaku ngancam 'awas kalau ngelawan nanti ditembak'. Dikiranya ancaman main-main kali ya. Si Itangelawan pukul pakai sapu lidi, tahu-tahu beneran ditembak," kata seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya kepadaKompas.com, Senin (12/6/2017) malam.
Peristiwa yang menimpa Ita terjadi tadi siang, sekitar pukul 13.45 WIB. Awalnya, Ita memergoki kedua pelaku tengah mengotak-atik sepeda motor matic yang terparkir di halaman rumahnya.
Baca: Alamak, Ada Ladang Ganja di Tepi Jurang Danau Toba
Melihat hal tersebut, Ita langsung meneriaki mereka maling, minta tolong ke tetangga, dan memukul para pelaku dengan sapu lidi.
Sesaat sebelum kedua pelaku berusaha kabur karena gagal mencuri, Ita masih menghampiri mereka untuk memukul para pelaku.
Pelaku kemudian melapaskan tembakan dan mengenai dada sebelah kiri Ita. Ita sempat dibawa ke rumah sakit, namum nyawanya tak tertolong.
Saat ini, jenazah Ita masih berada di RSUD Tangerang. Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan menghimpun keterangan dari saksi dan alat bukti di lokasi. Kedua pelaku juga masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rumah-italia-chandra-kirana-putri-gadis-korban-penembakan-tribun_20170612_211024.jpg)