Breaking News:

ini Rahasia Kandungan Kurma yang Sangat Baik untuk Kesehatan

Kurma mengandung kadar glucida tinggi, berkisar antara 75-85 persen. Komposisi glukosanya sebanyak 55 persen dan fruktosa sebesar 45 persen

Editor: Eti Wahyuni
ini Rahasia Kandungan Kurma yang Sangat Baik untuk Kesehatan
Kurma Thoory

TRIBUN-MEDAN.com - Saat berbuka puasa, kita dianjurkan Rasulullah untuk mengonsumsi buah kurma dan air putih sebagai hidangan pembuka. Nah, anjuran ini bukannya tanpa sebab. Ternyata kurma memiliki banyak kandungan yang memberi manfaat untuk tubuh terutama saat berpuasa.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, anjuran tersebut memang terbukti manfaatnya. Hal ini diakui Ahli Gizi Kesehatan Masyarakat sekaligus Ketua Program Studi Magister Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, Etti Sudaryati saat diwawancarai Tribun Medan, Kamis (15/6). Ia mengatakan, kurma memang memiliki berbagai kandungan vitamin dan nutrisi.

"Kurma atau nama latinnya Phoenix dactylifera merupakan tanaman palma dalam genus Phoenix. Varietasnya, ada kurma basah mengandung sedikit gula, kurma agak kering dengan kandungan gula tinggi dan kurma kering berkadar gula tinggi," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam 100 gram kurma atau sekitar 5 buah kurma terkandung sekitar 6,7 gram serat, 74,97 gram karbohidrat, 1,81 gram protein, 696 mg kalium. Kemudian, kandungan zat besi 90 mg, 0,362 mg mineral tembaga.

Di samping itu ada sekitar 4 persen vitamin B1, 4,5 persen vitamin B2, 10 persen vitamin B3, 16 persen vitamin B5, dan 19 persen vitamin B6, vitamin A (149 IU /porsi) dan flavonoid (betakaroten & lutein).

Ia mengatakan, kandungan gula yang cukup tinggi dalam kurma, umumnya berasal dari jenis glukosa dan fruktosa.

"Kurma mengandung kadar glucida tinggi, berkisar antara 75-85 persen. Komposisi glukosanya sebanyak 55 persen dan fruktosa sebesar 45 persen," jelasnya.

Ia menjelaskan, Fruktosa adalah jenis yang sangat mudah terurai dan langsung terserap sistem pencernaan.
"Fruktosa akan segera memulihkan energi dalam tubuh, terutama jaringan yang butuh pemulihan cepat seperti sel otak, saraf, sel darah merah, dan sel tulang belakang," bebernya.

Karena kandungan gula yang tinggi tersebut, menurut Etti, menjadi sumber energi instan untuk mengembalikan energi yang hilang pada saat berpuasa dan menormalkan kadar gula darah.

Disebutkannya juga, kurma merupakan sumber serat pangan yang baik. Di mana serat pangan tak larut berfungsi meningkatkan volume feses sehingga menurunkan waktu transit di usus dan lebih mudah dikeluarkan.
Sedangkan, serat pangan larut dapat membantu mengontrol diabetes dengan menurunkan peningkatan kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Menurutnya, kurma bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung.

Kurma yang kaya akan vitamin, seperti vitamin A berfungsi untuk memelihara fungsi mata dan mencegah kekeringan dan penyakit mata. Vitamin B berfungsi menenangkan sistem syaraf dan untuk relaksasi jantung serta membuat pikiran menjadi lebih riang.

"Selain itu ada kandungan kalium, yang bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal. Kalium ini dapat menurunkan risiko stroke," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved