Masalah KJA, Ini Lontaran Komentar Grup Japfa

“Kami memiliki keinginan untuk berbuat lebih dari standar karenanya kami melakukan ujicoba di kedalaman lebih dari 200 meter ke arah tengah danau,”

Tribun Medan / Royandi
Kondisi Keramba Jaring Apung (KJA) milik PT Suri Tani Pemuka (PT STP) di Desa Tambun Raya, (4/5/2017). KJA milik PT STP di Tambun Raya sebelumnya dua baris, sedangkan saat difoto tampak tiga baris. 

Lebih lanjut Jenny juga menjelaskan Ikan Tilapia dari Danau Toba merupakan produk premium yang dapat bisa bersaing dengan China di pangsa pasar Amerika. Namun berkat STP yang mampu menjaga kualitas air di sekitar lokasi KJA sehingga mampu memproduksi ikan kualitas premium.

“Guna menjaga kualitas produksi, STP sebagai bagian stakeholder Danau Toba turut ambil bagian dalam menjaga kelestariannya,” Kata Jenny,”

Oleh karena itu, STP terus melakukan penelitian untuk mendapatkan terobosan baru untuk membuat budidaya perikanan semakin ramah lingkungan. Dan bekerjasama dengan KLHK untuk menghijaukan Daerah Tangkapan Air Danau Toba bersama KLHK.

Sebelumnya pada medio Mei lalu, Harian Triun Medan/www.tribun-medan.com berkunjung ke Desa Tambun Raya, tampak jumlah KJA yang awalnya terdiri dari dua baris, berganti menjadi sudah tiga baris.

Penambahan KJA yang bentuknya bulat-bulat ini dibenarkan oleh Edi Gunawan, Satpam PT Suri Tani Pemuka. "Iya bertambah bang. Satu baris paling depan ditambahi. Cuma KJA yang ditambah itu masih pada tahap percobaan, soalnya masih melihat apakah aman KJA di daerah situ, melihat ombak airnya cukup besar," ujar Edi Gunawan beberapa waktu lalu.

(ryd/tribun-medan.com) 

Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved