Teroris Serang Mapolda

Ardial Ramadhana, Tersangka Teroris Penikam Polisi adalah Siswa Penurut dan Baik saat Sekolah

Ardial Ramadhana saat bersekolah di SMK N 1 Percut Sei Tuan terdaftar sebagai siswa yang masuk pada tahun ajaran 2003/2004 juruan Teknik Pendingin

Ardial Ramadhana, Tersangka Teroris Penikam Polisi adalah Siswa Penurut dan Baik saat Sekolah
HO/Polda Sumut/Mustaqim Indra Jaya
Dua terduga teroris menyerang pos II penjagaan Markas Polda Sumatera Utara di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (25/6/2017) dinihari. Penyerangan beberapa jam menjelang salat Id di Medan dan sekitarnya. Syawaluddin Pakpahan (kanan) mengalami luka tembak, dan Ardi, terduga lainnya (kiri) tewas ditembak polisi. (HO/Polda Sumut/Mustaqim Indra Jaya) 

Laporan Wartwan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ardial Ramadhana, tersangka teroris yang tewas saat menyerang Mapolda Sumut, Minggu lalu (25/6/2017) adalah alumni yang lulus dari SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan.

Ardial Ramadhana saat bersekolah di SMK N 1 Percut Sei Tuan terdaftar sebagai siswa yang masuk pada tahun ajaran 2003/2004 dengan juruan Teknik Pendingin dan Tata Udara.

Baca: Putri Aiptu Martua Ungkap Komentar Terakhir Ayah di Postingannya yang Bikin Pilu

Nahot Sihaloho, teman sekolah Ardhial Ramadhana saat berbincang dengan www.tribun-medan.com/Harian Tribun Medan, Kamis (29/6/2017) menceritakan bahwa Ardial saat sekolah adalah orang yang baik.

Tampilan Ardial saat sekolah adalah tampilan orang-orang yang patuh pada peraturan sekolah, yaitu rambut selalu pendek dan bajunya rapi.

Baca: Beredar Isu Penyerangan Markas Polda terkait Utang Piutang, Ini Jawaban Tegas Polisi

Ardial juga menurutnya tidak banyak terlibat dengan organisasi apapun di sekolah. Namun saat teman-teman sekolah bandal Ardial tidak pernah ikut terlibat.

Baca: Cyber Crime Polda Buru Pemilik Akun Facebook Penyebar Hoax Penyerangan Markas Polisi

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menegaskan isu penyerangan markasnya pada lebaran pertama kemarin murni karena aksi terorisme. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan aksi penyerangan tidak ada kaitannya dengan masalah utang piutang, Kamis (29/6/2017)
Kepolisian Daerah Sumatera Utara menegaskan isu penyerangan markasnya pada lebaran pertama kemarin murni karena aksi terorisme. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan aksi penyerangan tidak ada kaitannya dengan masalah utang piutang, Kamis (29/6/2017) ()

"Zaman sekolah dulu kan kami merokok-merokok. Kami cabut-cabut. Kalau si Ardhial itu ngak pernah mau ikut. Cuma dia ngak mau ngadu sama guru, dia setia kawanlah," ujar Nahot.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved