Mengapa Kita Disarankan Bercinta Dua Kali Seminggu

Dalam penelitian tersebut, peneliti bertanya kepada 2.267 orang tentang seberapa sering mereka melakukan hubungan seks. Tim peneliti kemudian mengambi

Mengapa Kita Disarankan Bercinta Dua Kali Seminggu
int
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Frekuensi bercinta yang ideal memang tidak sama pada setiap pasangan. Namun, secara umum para ahli menyarankan agar kita berhubungan seksual setidaknya dua kali seminggu.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine menyebutkan bahwa sering berhubungan seks dapat menyehatkan. Salah satu manfaatnya adalah mencegah penyakit jantung.

Dalam penelitian tersebut, peneliti bertanya kepada 2.267 orang tentang seberapa sering mereka melakukan hubungan seks. Tim peneliti kemudian mengambil sampel darah responden untuk menjalankan beberapa tes.

Baca: So Sweet, Messi Nikahi Kekasih di Masa Kecil, Sudah Dikenal 25 Tahun, Ini Foto-fotonya

Ternyata, pasangan yang melakukan hubungan seks yang paling jarang, atau kurang dari sebulan sekali—memiliki tingkat kimiawi yang lebih tinggi yang disebut homosistein dibandingkan dengan mereka yang berhubungan seks sering, atau setidaknya dua kali sepekan.

Kadar asam amino homosistein yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Kemungkinan karena asam amino ini menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah.

Senyawa ini juga tampaknya meningkatkan pembentukan plak lemak di arteri jantung dan meningkatkan pembekuan darah— keduanya dapat membuat Anda berisiko terkena serangan jantung.

Baca: Kapan Waktu Terbaik Untuk Bercinta?

Menariknya, kaitan antara frekuensi seks dan penurunan risiko penyakit jantung ini hanya ditemukan pada pria. Mereka tidak yakin mengapa, tapi kemungkinan karena rangsangan seksual yang dialami wanita tidak bergantung pada aliran darah sehat seperti pada pria. Aliran darah yang lancar akan membuat ereksi lebih keras dan bisa dipertahankan lebih lama.

Namun, karena ini penelitian observasional, maka tidak dapat dipastikan secara pasti bahwa sering berhubungan seks memengaruhi penurunan kadar homosistein. Meski para ilmuwan belum bisa membuktikan sebab dan akibatnya, yang pasti tidak ada sisi negatifnya jika sering bercinta.  (*)

Editor: akb lama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved