breaking news

Setiap Pulang Kampung, Perempuan Ini Pakai Baju Seragam PNS

"Kalau Rosa pulang kampung, dia pakai baju PNS. Makanya saya yakin anak saya ini kerja di kantor Gubernur," ungkap Tappe Saragih, ayah dari Rosa, Rabu

Setiap Pulang Kampung, Perempuan Ini Pakai Baju Seragam PNS
Tribun Medan/Nanda
Elya Rosa Saragih dan Tappe Saragih saat diperiksa oleh sejumlah polisi di lantai satu Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (5/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Elya Rosa Saragih, PNS atau aparatur sipil negara (ASN) gadungan di Kantor Gubenur Sumut kerap mengecoh sanak tetangganya di kampung halaman.

Yakni di Desa Bandar Gugung, Dusun I, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang, Sumatera Utara.

Baca: AJAIB! Hanya Pakai Pancing dan Kain Kafan, Pria Ini Temukan Wisatawan yang Hilang di Air Terjun

Adapun aksi penipuan Rosa dilakukan dengan cara berpura-pura sudah menjadi PNS.

"Kalau Rosa pulang kampung, dia pakai baju PNS. Makanya saya yakin anak saya ini kerja di kantor Gubernur," ungkap Tappe Saragih, ayah dari Rosa, Rabu (5/7/2017) sore.

Baca: Perempuan Ini Berpura-pura Jadi PNS di Kantor Gubernur, Saat Ditanyai Ini Jawabannya

Baca: Ada Nama 17 Orang di Kertas Milik Perempuan yang Ngaku-ngaku PNS di Kantor Gubernur

Tappe beralasan, anaknya itu lama bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Selama bekerja di sana, anaknya itu menetap di Medan dan tinggal di rumah kos-kosan.

"Rosa ini juga korban penipuan. Dia ditipu oleh Johanes. Katanya Johanes ini kerja di kantor Gubernur juga," pungkas Tappe.

Sementara itu, salah satu pegawai kantor Gubernur Sumut bernama Iwan Lubis mengatakan nama Rosa tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dipastikan, Rosa adalah PNS/ASN gadungan.

Baca: Perempuan yang Nyaru Sebagai PNS di Kantor Gubernur Ini Mengaku Jadi Korban Penipuan

Baca: AJAIB! Hanya Pakai Pancing dan Kain Kafan, Pria Ini Temukan Wisatawan yang Hilang di Air Terjun

"Awalnya dia ngaku pindahan dari Pemkab Taput. Kami tanya lagi, kemudian jawabannya lain. Di sini kami mulai curiga," kata Iwan.

Lantaran terbukti gadungan, Iwan dan pegawai kantor Gubernur Sumut melapor ke Polsek Medan Baru. Kemudian, Rosa dan ayahnya dibawa ke polsek untuk dimintai keterangannya.(*)

Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved