Tips Modifikasi Menurut Builder Pemenang Suryanation Motorland 2017

Sunardi memiliki falsafah sendiri dalam modifikasi sepeda motor. Menurut pria yang akrab disapa Bang Pesek ini sepeda motor merupakan cerminan jiwa da

Tips Modifikasi Menurut Builder Pemenang Suryanation Motorland 2017
Tribun Medan/ Hendrik
Sepeda motor Harley Davidson milik Kevin Prathama, telah menjuarai kontes Suryanation beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sunardi memiliki falsafah sendiri dalam modifikasi sepeda motor. Menurut pria yang akrab disapa Bang Pesek ini sepeda motor merupakan cerminan jiwa dari si pemilik.

"Jika kita mau modifikasi, kita mesti tentukan tema dan buat tim yang kompak," ujarnya kepada tribun-medan.com Rabu (5/7/2017).

Waktu yang diperlukan untuk membangun sepeda motor agar ikut sebuah kompetisi, menurut Pesek minimal selama tiga bulan.

Pesek menepis dugaan, pemenang kontes modifikasi sepeda motor harus memiliki semua onderdil yang bermerek.

Menurutnya, juri lebih memperhatikan tema, tingkat kerumitan dan kerapian dari sepeda motor yang akan dibangun.

Ia mengaku sudah memulai modifikasi motor sejak tahun 2000. Bagi Pesek ia tak mengingat, sudah berapa sepeda motor yang dibangunnya.

Sunardi alias Pesek
Sunardi alias Pesek (Tribun Medan/Fatah)

"Namun yang paling kuingat adalah, Seorang Pilot berkebangsaan Austria meminta sepeda motornya di custom dengan tema Japstyle," ungkapnya.

Macan Sumatera, sepeda motor yang berhasil memenangkan Event Suryanation Motorland 2017 menurut Pesek, memiliki usaha yang ekstra membangunnya.

Ia menjelaskan, sepeda motor tersebut pernah mengikuti kontes yang sama di tahun sebelumnya dan gagal memenangkan lomba. Namun, dengan usaha yang keras dan kekompakan antara builder dan pemilik membuat sepeda motor tersebut berhasil memenangkan kompetisi tersebut pada tahun ini.

Menurut Pemilik Bengkel Pesek Custom Medan ini, tema chopper memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi pada modifikasi sepeda motor.

"Membuat sasis, memperhitungkan presisi nya dan kesesuaian, kita harus teliti," ujarnya.

Pesek memerikan saran kepada modifikator pemula agar tidak bosan mencari tema dan inovasi yang baru. Ia juga menekankan komunikasi yang baim dengan sang builder tanpa memikirkan ego pribadi.

Pria kelahiran 21 Maret 1987 ini berencana mengikuti Custom Festival di Yogyakarta pada akhir tahun nanti.(*)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved