Breaking News:

Pemeluk Parmalim Ini Disuruh Belajar Agama Kristen di Sekolah

"Di sekolah kami belajar agama kristen bang," ujar Sondang, siswa SD kelas VI di Kota Medan.

Tribun Medan/Riski Cahyadi
Masyarakat umat Parmalim (Suku Batak) mengikuti ritual Sipahalima di Medan, Rabu (5/7). Parmalim merupakan suatu aliran kepercayaan suku Batak yang berasal dari keturunan Sisingamangaraja XII yang digelar untuk memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Debata Mulajadi Na bolon atau Sang Pencipta atas berkah yang diberikan selama setahun. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Meski merupakan asli kepercayaan nenek moyang bangsa Indonesia yang berasal dari suku batak, sikap diskriminasi kepada penganut ajaran kepercayaan Ugamo Parmalim sering terjadi di Sumatera Utara, salah satunya adalah dari dunia pendidikan. 

Sekolah-sekolah di Sumatera Utara baik tingkatan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) anak-anak umat parmalin disuruh belajar agama Kristen

"Di sekolah kami belajar agama kristen," ujar Sondang, siswa SD kelas VI di Kota Medan.

Baca: Sudah Ada Kapal Pembangkit Listrik, Kok Masih Sering Terjadi Pemadaman Listrik?

Baca: NEWS VIDEO: Begini Persiapan Pemotongan Kerbau Umat Parmalim

Baca: Uniknya! Begini Cara Bergotong Royong Umat Parmalim yang Diiringi Alat Musik Uning-uningan

Sondang mengutarakan bahwa setiap minggu mereka diberikan pelajaran agama kristen tersebut, meskipun para guru-guru tahu dirinya adalah umat Parmalim

"Tahu bang saya orang Parmalim. Tapi biar ada pelajaran agama. Yah saya belajar itulah disuruh," katanya.

Holden Sidabutar, penganut Ugamo Parmalim yang memiliki anak delapan orang menceritakan bahwa anak-anaknya juga mengalami seperti hal yang dialami oleh Sondang. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved