Pendaki Gunung Slamet Jatuh ke Jurang

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, korban diketahui terjatuh sekitar pukul 08.00 WIB dan baru dilaporkan kepada petugas base

Pendaki Gunung Slamet Jatuh ke Jurang
Gunung Slamet saat embuskan lahar. Mulai Rabu 12 Maret 2014 pagi Gunung Slamet meletus mengeluarkan abu tebal warna hitam pekat. 

TRIBUN-MEDAN.COM, TEGAL - Seorang pendaki bernama Makfud (20), warga Desa Babakan, Kabupaten Tegal, dilaporkan terjatuh ke dalam jurang di kawasan Batu Merah, batas vegetasi antara Pos 9 dengan puncak Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (9/7/2017) pagi.

Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan, korban diketahui terjatuh sekitar pukul 08.00 WIB dan baru dilaporkan kepada petugas basecamp Bambangan sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, korban mengalami cidera parah dan belum dapat dievakuasi.

Baca: Kapolri Minta Maaf pada Korban Penamparan di Bandara

Baca: Ini Dia Pemilik Bom Panci di Bandung yang Meledak, Rupanya Jualan Bakso Sambil Kuliah

"Saat ini kami telah berkoordinasi dengan SAR Purbalingga, dan petugas basecamp Bambangan, dan menurunkan tujuh personel yang sedang menuju lokasi," katanya ketika dihubungi, Minggu (9/7/2017) sore.

Mulwahyono menceritakan, korban terjatuh pada saat perjalanan turun dari puncak.

Kondisi medan di Batu Merah memang terkenal curam dan berbatu. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti kondisi korban.

"Sementara sudah ada personel dari basecamp Bambangan dan SAR setempat yang menyusul ke atas. Perjalanan dari basecamp sampai ke lokasi yang dilaporkan membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam," ujarnya.(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved