Membangun Wadah Ekonomi Kreatif, Medan Kreatif Project Gelar Diskusi dengan Bang Akhyar

Medan Kreatif Project gelar acara Kumpul Kreatif bersama Bang Akhyar. Acara ini digelar di My Burger Coffe, Jalan Sei Petani Medan.

Membangun Wadah Ekonomi Kreatif, Medan Kreatif Project Gelar Diskusi dengan Bang Akhyar
Tribun Medan/Hendrik Fernandes
Wakil Walikota Akhyar Nasution mengunjungi lokasi lomba memasak serba ikan di Lapangan Pertiwi beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kota Medan memiliki potensi besar dalam hal pengembangan industri kreatif. Potensi ini harus digali sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, daerah hingga nasional.

Medan Kreatif Project gelar acara Kumpul Kreatif bersama Bang Akhyar. Acara ini digelar di My Burger Coffe, Jalan Sei Petani Medan.

"Potensi industri kreatif di Medan tidak sekadar ada, tapi sangat besar. Potensi ini harus dijdikan Pemko Medan sebagai aset yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Medan," kata penggagas Medan Kreatif Project F Andreas Aritonang, Minggu (8/7/2017) malam.

Baca: Staf Khusus Kepresidenan Sebut Anak Muda Merupakan Motor Utama Ekonomi Kreatif

Baca: Lelang Jabatan Berakhir, Wali Kota Kantongi 18 Nama

Melihat potensi yang ada, Andreas pun menggagas pertemuan pelaku industri kreatif dengan pemerintah Kota Medan. Pada kesempatan ini, pihaknya mengundang Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution.

Pelaku industri pun bisa menyampaikan kepada Pemko Medan, mengenai apa yang menjadi kebutuhan mereka untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Medan," katanya.

Disampaikannya, industri kreatif sangat berperan meningkatkan ekonomi. Industri eknomi kreatif berkontribusi Rp 573,89 triliun dari total produk domestik bruto (PDB) APBN tahun 2014.

Ada 15 subsektor industri kreatif di Indonesia yakni, Periklanan, Arsitektur Pasar Barang Seni, Kerajinan, Desain, Fesyen, Video, Film dan Fotografi, Permainan Interaktif, Musik, Seni Pertunjukan Penerbitan dan Percetakan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak, Televisi dan Radio hingga Riset dan Pengembangan dan juga Kuliner.

Di Medan, lanjutnya, berbagai sektor industri ekonomi kreatif ini muncul, namun tidak semuanya mampu berkembang menjadi industri yang mandiri. Berbagai kendala dihadapi seperti permodalan, pengembangan usaha dan pasar.

Peluang mendapat pembinaan dari Badan ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia terbuka besar, melalui program Satu Pintu Bekraf.

"Kita berharap Pemko Medan memberi perhatian kepada pelaku industri kreatif di Medan, agar mendapatkan bantuan pembinaan," katanya.(*)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved