Traveling Itu Investasi Jangka Panjang Lo! Ini Penjelasan dari Siparjalang Siantar Man

Namun tidak bagi Tumpak W Hutabarat. Orang sering mengenalnya dengan si tukang jalan-jalan dalam bahasa batak disebut Siparjalang.

Traveling Itu Investasi Jangka Panjang Lo! Ini Penjelasan dari Siparjalang Siantar Man
Tribun Medan/Dedy
Tumpak W Hutabarat atau Siparjalang Siantar Man pada Diskusi Publik Tokoh Muda Inspiratif di Patarias Coffe Shop, Jalan Asahan Pematangsiantar, Minggu (16/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Uang dan materi berharga mungkin menjadi pilihan investasi bagi sebagian besar orang.

Namun tidak bagi Tumpak W Hutabarat. Orang sering mengenalnya dengan si tukang jalan-jalan dalam bahasa batak disebut Siparjalang.

Siparjalang asal Kelurahan Tomuan Kota Pematangsiantar Sumatera Utara ini dengan bangga menceritakan pengalaman travelingnya mulai dari Sabang hingga Merauke.

Bagi alumus Fisika Unimed ini, traveling dan perjalanan keliling mengunjungi setiap kota yang ada di Indonesia adalah standart investasi dirinya untuk membanggakan Indonesia ke generasi mendatang.

Baca: Status Kapolres yang Diduga Cekoki Warga dengan Miras Ditentukan Usai Gelar Perkara

"Bagi banyak orang investasi itu mungkin seperti senang melihat saldo di ATM bertambah angkanya setiap hari. Tapi bagi saya perjalanan dan traveling itu investasi paling berharga. Meski rekeining saya harus terus kembali ke nol," katanya pada Diskusi Publik Tokoh Muda Inspiratif di Patarias Coffe Shop, Jalan Asahan Pematangsiantar, Minggu (16/7/2017).

Secara umum, kata Siparjalang kelahiran Siantar ini, setiap perjalanan yang dilaluinya dia mencoba memahami setiap budaya, bahasa, ras setiap kota. Mulai dari orang Aceh, Melayu, Batak Jawa, Papua, Banjar dan lainnya.

"Perjalanan itu kita mendapati banyak pengalaman dan bisa menarik banya pengetahuan tentang Indonesia dan budayanya. Itu lah investasi yang bisa saya ceritakan nantinya ke anak, cucu dan generasi," jelasnya.

Ia mengaku bersyukur orangtua mendukung meski perekonomian keluarga pas-pasan.

"Banyak dunia yang indah-indah, jadi biar miskin aku harus pernah ke mana-mana. Tergantung kita harus punya fesyen membangun mimpi buat kemana-mana," bebernya.

Di atas panggung yang disaksikan peserta mulai dari pelajar hingga tokoh budaya dan politikus Siparjalang juga menyebutkan beberapa negara yang sudah pernah dikunjunginya. Di antaranya Dortmund, Pegunungan Himalaya, dan sejumlah negara Asia Tenggara.

"Sebagai Siantar Man kita harus pernah keliling semua kota Indonesia baru bisa ngomong dan banggakan tentang Indonesia" pungkasnya.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved