Direktur Keuangan RS Adam Malik Tersangka Korupsi Alkes, Ini Kata Bambang Prabowo
Dalam kasus itu Mangapul Bakara berperan sebagai pejabat pembuat komitmen bersama dua tersangka lainya masing-masing Bulan Rachmadi (Ketua Panitia Pen
Penulis: Azis Husein Hasibuan |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Bambang Prabowo sebenarnya sudah mengetahui status tersangka bawahannya yakni Direktur Keuangan RSUP H Adam Malik, Mangapul Bakara.
Mangapul Bakara ditetapkan JAM Pidsus Kejaksaan Agung sebagai tersangka korupsi pengadaan ambulance dan peralatan kesehatan pada Sekretariat Jenderal Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan RI tahun anggaran (TA) 2009.
Dalam kasus itu Mangapul Bakara berperan sebagai pejabat pembuat komitmen bersama dua tersangka lainya masing-masing Bulan Rachmadi (Ketua Panitia Pengadaan Barang) dan Firmansyah, rekanan dari Direktur PT Prosistek Indo Era.
Baca: Apa Kabar Kasus Korupsi Pengadaan Ambulans dan Alkes? Satu Tersangka Adalah Direktur di RSUP HAM
“Saya pernah dengar isunya dari sana, dari sini, tapi karena tidak ada tindakan hukum sama sekali, dan sampai sekarang juga aman-aman saja. Saya rasa tidak ada apa-apa, ya,” kata Bambang Prabowo kepada Tribun-Medan.com via selular, Rabu (19/7/2017).
Penyidikan korupsi yang dilakukan JAM Pidsus terhadap Mangapul Bakara dkk terakhir kali disiarkan melalui siaran pers Kejaksaan Agung pada 7 Juli 2011 silam. Namun hingga kini kejelasan status hukum Mangapul Bakara.
Dikatakan Bambang Prabowo, ia memang sama sekali tidak pernah melihat pemberitaan secara resmi yang muncul di media bahwa direktur keuangannya itu berstatus tersangka korupsi pengadaan ambulance dan alat kesehatan 2009 lalu.
“Dengar-dengar saja. Kalau berita resminya saya tidak pernah lihat. Saya juga tidak pernah menanyakan karena berita resminya tidak pernah saya baca di mana-mana,” kata Bambang Prabowo.
“Alah, biasanya nama di kantor banyak isu-isu. Ada yang bilang Pak Apul begini, begitu. Tapi saya tidak bisa menyimpulkan itu suatu kebenaran kecuali berita itu muncul di media.” sambungnya.
Mangapul Bakara sudah dua bulan menjabat sebagai Direktur Keuangan RSUP H Adam Malik setelah resmi dilantik Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek pada 11 April 2017 lalu.
Sebelum di RSUP H Adam Malik, Mangapul Bakkara menempati jabatan yang sama di RSUP Dr M Djamil Padang, Sumatera Barat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rsup-adam-malik-medan_20151201_140541.jpg)