Niat Menjemput Anaknya di Sekolah, Pria Ini Malah Berurusan dengan Polisi

"Kesal aku. Udah kuajak damai gak mau dia. Tadi dia itu belok maksa dari kiri diserempetnya mobilku sampai rusak. Kucucuk lah mobilnya biar gak pigi."

Niat Menjemput Anaknya di Sekolah, Pria Ini Malah Berurusan dengan Polisi
Tribun Medan / Dedy
Tarigan (topi abu abu) diamankan petugas usai umbar parang akibat mobilnya diserempet pengendara mobil lain, Kamis (27/7/2017). (Tribun Medan / Dedy) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pengendara mobil Suzuki APV dan Pikup terlibat cekcok akibat bersenggolan saat macet pascakecelakaan beruntun di Jalan Medan Km 7,5 Siantar Martoba, Kamis (27/7/2017).

Amatan tribun-medan.com, kedua pengendara awalnya melaju pelan karena macet ramainya warga yang melihat kecelakaan yang melibatkan truk, pikup dan angkot.

Baca: Sedang Melayani Pengunjung, Yanti Menjadi Korban Tabrakan Beruntun

Baca: BREAKING NEWS: Tabrakan Beruntun Terjadi, Mulai dari Darah Segar dan Peralatan Makan pun Berceceran

Saat itulah mobil Suzuki APV BK 1551 WJ yang di belakang pikup hitam BK 9710 CH bersenggolan mengakibatkan bumpernya rusak ringan.

Akibatnya, terjadi adu mulut yang berujung tindakan anarkis. Pengendara APV minta berdamai dan ganti rugi. Namun pengemudi pikup merasa tidak bersalah dengan dalih dirinya ditabrak.

Seketika itu pula pengendara APV diketahui bermarga Tarigan menarik parangnya dari dalam mobil mengancam supir pikap dan membuat warga juga histeris.

"Ambil itu parangnya, ambil itu," teriak warga.

Baca: Pemko Luncurkan Layanan Tanggap Darurat, Silahkan Call 119 dan Jangan Main-main

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved