Anggaran Pilgub Mencapai Rp 855 Miliar, Ini Janji Ketua KPU

Mulia berjanji pihaknya akan transparan mengenai penggunaan anggaran yang hampir mencapai angka Rp 1 triliun tersebut ke publik.

Anggaran Pilgub Mencapai Rp 855 Miliar, Ini Janji Ketua KPU
TRIBUN MEDAN / RIZKY CAHYADI
Ketua KPU Sumut Mulia Banurea bersama Komisioner Bidang Data Teknis Benget Silitonga dan Kabag Hukum KPU Sumut Maruli Pasaribu menjelaskan perubahan pelaksanaan Pilkada berdasarkan Perpu No 1 Tahun 2014 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Mulia Banurea menandatangani kesepakatan bersama Naskah Perjanjian Hibah Daerah buat penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut pada 2018 mendatang.

Dana yang disepakati untuk menggelar pesta demokrasi di Sumut itu mencapai Rp 855 miliar.

"Kami baru saja melaksanakan penandatanganan NPHD, antara Bapak Gubernur Sumut dan KPU Sumut sejumlah Rp 855 miliar. Terkait itu kami akan melaksanakan tahapan baik itu tahapan persiapan maupun pelaksanaan, kata Ketua KPU Sumut Mulia Banurea di Lantai IX Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (31/7/2017).

Baca: Ini Alasan Ijeck Bersedia Mendampingi Edy Rahmayadi pada Pilgub 2018

Baca: BREAKING NEWS: Pangkostrad dan Ijeck Mendaftar Sebagai Bakal Calon Gubenur-Wakil Gubernur ke Hanura

Mulia berjanji pihaknya akan transparan mengenai penggunaan anggaran yang hampir mencapai angka Rp 1 triliun tersebut ke publik.

"Kami akan menggunakan anggaran ini sesuai dengan prinsip dasar penyelenggara Pemilu. Yaitu taat asas, profesional, kemudian independen dan terbuka untuk anggaran ini. Sehingga berapa yang kami gunakan dalam anggaran nanti akan kami share ke publik," kata Mulia.

Pada kesempatan ini, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berharap besar dana yang dikucurkan ini dapat mendorong suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 mendatang.

Bahkan, Erry berharap Sumut mampu menjadi provinsi penyelenggara Pilkada terbaik pada 2018 mendatang.

Di samping itu, Erry juga mengingatkan para komisoner KPU Sumut untuk mulai lebih gencar menyosialisasikan penyelenggaraan tersebut.

"Kita berharap penyelenggara Pemilu bertugas dengan sebaik-baiknya. Karena anggarannya cukup besar, KPU Rp 800 miliar lebih dan Bawaslu Rpc200 miliar lebih. Semua ini harus bisa menghasilkan output sesuai dengan harapan masyarakat," kata Erry.(*)

Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved