Ternyata 70 Persen Gangguan Pemadaman Listrik Gara-gara Pohon Tumbang

Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kota Medan, kerap mengganggu aktivitas masyarakat. Sebab, dengan padamnya listrik berdampak pada terhambatnya

Tribun Medan/Danil
Pekerja Dinas Pertamanan menebang pohon trembesi di kawasan Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (13/1). Penebangan pohon tersebut dilakukan setelah dinyatakan lapuk berdasarkan hasil penelitian Dinas Pertamanan dan Dinas Pertanian dan Kelautan. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kota Medan, kerap mengganggu aktivitas masyarakat. Sebab, dengan padamnya listrik berdampak pada terhambatnya ruang kinerjasitas masyarakat.

Hal ini pun menjadi evaluasi tersendiri bagi PLN Medan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Manager Area PLN Medan, Agus Trisusanto mengatakan, walau belum sempurna, pihaknya selalu komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan PLN. Namun, disampaikannya padamnya listrik, disebabkan banyaknya gangguan jaringan. Hal ini merupakan pemadaman tidak terencana.

"Kan ada dua jenis pemadaman, terencana dan tidak rencana. Kalau direncanakan, untuk pemeliharaan trafo. Hal itu yang buat adanya pemadaman. Nah, gangguan tidak terencana ini, hampir 70 persen gangguan di Medan karena pohon, jadi mohon direlakanlah pohon ini untuk diterabas untuk membersihkan gangguan ke jaringan-jaringan ini," ujarnya Senin (31/7/2017).

Baca: Ini Jadwal Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN Area Medan Hingga 2 Agustus 2017

Baca: ALAMAK! PLN Putuskan Aliran Listrik di Kantor Satpol PP, Kok Bisa?

Dikatakannya, gangguan jaringan di Kota Medan, kerap terjadi karena adanya hujan angin, dan pohon tumbang. Ia menyampaikan, pada Juni kemarin, dari 126 penyulang di Medan, 20 lepas dari sistem karena pohon tumbang. Selain itu, pohon tumbang juga mengakibatkan trafo rusak.

"Jadi memang banyak karena gangguan pohon tumbang. Tapi, walaupun begitu, kita lihat data, realisasi komulatif gangguan jaringan, di bulan Juli turun. Bulan ke bulan bisa kita turunkan. Ini kita upayakan terus," ungkapnya.

Disampaikan Agus, secara garis besar di Kota Medan ada 682 ribu pelanggan yang terdiri dari 9 rayon. Sebanyak 91 persen pelanggan pun didominasi rumah tangga.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved