NEWSVIDEO: Menilik Kantor Gubernur dan Foto Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda

Bangunan bersejarah itu Stadhuis van Pematangsiantar, 1934, konon pernah menjadi Kantor Gubernur Sumatera Utara era Mr SM Amin sejak 14 April

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pegiat seni dan budaya mulai dari komunitas etnis, band lokal, pemural, fotografi menggelar Siantarman Art Festival (SAF).

Even ini mengusung tema tema 128 Km Medan, 50 Km Danau Toba, berlangsung di Aula Nommensen Jalan Sangnaualuh, Jumat (4/8/2017).

Dari sejumlah rangkaian, pengunjung SAF disuguhkan foto-foto sejumlah bangunan tua sarat sejarah peninggalan zaman Belanda yang saat ini masih terus dipakai pemerintahan.

Foto terkini diabadikan fotografer lokal Lazuardi Fahmi dan Vasco Sidabutar dan komunitas fotografer lokal.

Bangunan bersejarah itu Stadhuis van Pematangsiantar, 1934, konon pernah menjadi Kantor Gubernur Sumatera Utara era Mr SM Amin sejak 14 April 1947-29 Juli 1974.

Saat ini dipakai sebagai Kantor Walikota Pematangsiantar. Foto lama bersumber dari Leiden University Library, Nedherlands)

Rumah Raja Siantar, Sawadin Damanik 1935 berlokasi di Pematang juga masih tampak berdiri, meski tidak terawat.

Baca: Polisi Pulangkan Pria yang Ditangkap di BPN

Pengunjung juga dapat melihat bagaimana kokohnya sebuah gereja yang dulunya bernama Kerk van de Rheinische Mission te Pematangsiantar foto tahun 1934. Sebuah gereja HKBP yang berada di

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved