Pascapertemuan dari Istana Kepresidenan, GARDA NKRI Siapkan Gelaran Deklarasi

Koordinator Wilayah Sumut, Robby Darwis menyebut, mereka akan merekut mahasiswa dan pemuda di Sumut untuk bersatu mendeklarasikan GARDA NKRI Sumut.

Pascapertemuan dari Istana Kepresidenan, GARDA NKRI Siapkan Gelaran Deklarasi
TRIBUN MEDAN/Ist
Perwakilan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GARDA) NKRI saat berkunjung ke Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (1/8) lalu.

TRIBUN-MEDAN.com - Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GARDA) NKRI Sumatera Utara segera menggelar deklarasi pascapertemuan perwakilan mahasiswa dan pemuda secara nasional di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (1/8) lalu.

Baca: Seruan Panglima TNI: Kalau Ada Ulama Mengajak untuk Mengubah Pancasila, Jangan Percaya

Baca: Empat Organisasi Ini Bahas Ormas Anti Pancasila Libatkan Aktivis 98

Koordinator Wilayah Sumut, Robby Darwis menyebut, mereka akan merekut mahasiswa dan pemuda di Sumut untuk bersatu mendeklarasikan GARDA NKRI Sumut.

Robby menyampaikan, sebelumnya saat di Istana Presiden, kedatangan mereka disambut Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Eko Sulistyo.

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan beberapa poin rekomendasi hasil Jambore Nasional Mahasiswa yang diikuti 138 Kampus dari 22 Provinsi se-Indonesia yang diselenggarakan di Cipayung Bogor Jawa Barat.

Satu di antaranya adalah mendukung upaya pemerintah dalam hal ini menjaga ideologi Pancasila, kebhinnekaan dan mendukung pemberantasan paham radikalisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: NEWSVIDEO: Demi Pancasila Megawati Mau Jadi Apa Saja, Ini Alasannya

"Itu yang menjadi isu penting sudah kami sepakati bersama saat Jambore Nasional GARDA NKRI di Cipayung Bogor. Sangat penting menjaga dan mengamalkan Pancasila di tengah kondisi bangsa yang belakangan ini masih saja berkutat pada isu perbedaan maupun keberagaman," pungkas Robby kepada Tribun/www.tribun-medan.com, Jumat (4/8) di Medan.

Agar paham radikalisme tidak menular ke kalangan mahasiswa, Robby mengusulkan, agar tempat pendidikan seperti perguruan tinggi/universitas negeri maupun swasta membekali mahasiswa dengan berbagai kegiatan. Di antaranya paling penting kegiatan bela negara dan wawasan kebangsaan.

Baca: Gerakan Anti Pancasila Merebak di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa

Baca: GMNI Bikin Kursus Pancasila untuk Mahasiswa dan Pelajar

"Kami (Garda NKRI) ingin Indonesia bebas dari paham radikalisme serta selalu terjaga kebhinnekaannya. Kami menegaskan menolak aliran maupun kelompok atau ormas yang merongrong NKRI dan pemerintahan yang sah," tegasnya.

Robby menjelaskan, saat pertemuan di Istana Presiden, Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Eko Sulistyo mengapresiasi pembentukan GARDA NKRI tersebut.

"Saya berharap ke depan GARDA NKRI bisa berada di barisan terdepan untuk melawan setiap bentuk radikalisme di Indonesia," ujar Eko seperti ditirukan Robby. (fer/tribun-medan.com)

Penulis: Feriansyah
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved