Breaking News:

Kerja Sama Dagang Sawit dengan Rusia sangat Menjanjikan

"Ini menunjukkan ekspor sawit semakin baik. Tujuan pasar semakin banyak. Makanya ada target 2 juta ton per tahun," ujarnya Selasa (8/8/2017).

Tribun Medan/ Ryan Juskal
Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Timbas Ginting saat diwawancarai di Lantai II Gedung Farmasi USU, Medan, Kamis (25/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Timbas Prasad Ginting mengatakan, saat ini CPO salah satu komoditas primadona yang menjanjikan. Pemerintah Indonesia pun telah mengembangkan sayap dengan melakukan kerjasama dagang sawit dengan Rusia.

"Ini menunjukkan ekspor sawit semakin baik. Tujuan pasar semakin banyak. Makanya ada target 2 juta ton per tahun," ujarnya Selasa (8/8/2017).

Dikatakannya, kerjasama awal yang mencatatkan adanya barter komoditas dengan pesawat Sukhoi, tidak menjadi masalah. Menurutnya, kedua negara sudah sepakat dan sama-sama merasakan manfaat.

Baca: Gapki Lakukan Upaya Ini Untuk Meningkatkan Produksi Perkebunan Kelapa Sawit

Baca: Harga CPO Meningkat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Meningkat 5,09 Persen

"Kan tak masalah yang penting untungkan. Ini juga bisa mengantisipasi kampanye hitam terhadap sawit kita selama ini. Ini bukti kita masih yang terbaik," ungkapnya.

Perbaikan ekspor luar negeri diindikasikan terkait dengan perbaikan permintaan di samping kenaikan harga komoditas. Situasi pasar internasional cukup kondusif dalam menopang perbaikan kinerja ekspor tersebut.(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved