Breaking News:

Siwaji Raja Kembali Menang Prapid, Kapolrestabes Sandi Lontarkan Komentar Seperti Ini

"Kita tidak perlu mengomentari atau bawa perasaan terkait putusan itu. Itulah keputusan hakim. Biar masyarakat yang melihat dan menilai,"

Editor: akb lama
Tribun Medan / Array
Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengatakan, belum ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban kebakaran di Jl Pertanian/Simpang Gardu, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (6/4/2017). (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Siwaji Raja alias Raja Kalimas kembali memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka otak pelaku pembunuhan pengusaha airsoft gun Indra Gunawan alias Kuna.

Majelis hakim yang menyidangkan perkara ini menilai, bukti-bukti yang menjerat Raja tidak kuat.

Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho yang dimintai tanggapannya menyerahkan penilaian kasus ini pada masyarakat.

Katanya, putusan prapid bukanlah keputusan pokok.

"Kita tidak perlu mengomentari atau bawa perasaan terkait putusan itu. Itulah keputusan hakim. Biar masyarakat yang melihat dan menilai," kata Sandi usai salat Zuhur, Selasa (8/8/2017).

Baca: NEWSVIDEO: Sinabung Erupsi Lagi, Harga Cabai Pun Semakin Pedas

Sandi mengatakan, putusan prapid yang memenangkan Raja bentuk preseden buruk. Sebab, kata Sandi, pihaknya dalam kasus ini telah memiliki alat bukti yang kuat untuk menjerat pengusaha batubara tersebut.

"Jika persepsi hakim lain dalam memutuskan, itulah hakim. Secara moril, ini preseden buruk," katanya.

Sebelumnya, Raja ditetapkan tersangka karena diduga menyuruh langsung Rawindra alias Rawi menembak mati Kuna.

Namun, ketika Rawi ditangkap, pria berkulit hitam itu ditembak mati petugas.

(Ray/tribun-medan.com) 

*******

KLIK BERITA TERPOPULER LAINNYA  

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved